Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Luas Wilayah Tentukan Dana Promosi

kementrian pariwisata
I Gde Pitana

KEMENTERIAN Pariwisata mengklaim kebutuhan biaya promosi suatu negara berbeda-beda dengan lainnya. Dana yang diperlukan untuk berpromosi disesuaikan dengan luas wilayah negara tersebut.

Misalnya Indonesia yang memiliki ribuan pulau dan wilayahnya pun luas maka dana promosinya juga lebih tinggi dibanding negara lainnya. Demikian disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata RI, I Gde Pitana, di Denpasar baru-baru ini.

Menurutnya dana promosi sesuai standar dunia adalah sekitar 10 dolar AS per wisatawan. Namun, angka tersebut dikatakannya untuk negara-negara Eropa yang citranya sudah bagus dan negaranya kecil, serta obyek wisatanya sedikit.

Dia menceritakan, dana promosi pariwisata Malaysia menggunakan angka sekitar USD11,8 per turis. Sedangkan Singapura menghabiskan USD18 per kedatangan wisatawan. “Berapa Indonesia? Nah akhirnya setelah dihitung-hitung minimal kita itu USD20 per orang,” ungkap Pitana.

Kenapa biaya promosi Indonesia lebih tinggi? Dijelaskannya, alasan pertama karena jumlah yang harus dipromosikan itu dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. “Banyak sekali tempat yang dipromosikan,” cetusnya.

Kedua, dilanjutkan Pitana karena ada sejumlah destinasi wisata yang harus dipromosikan dan belum mempunyai nama. Beda halnya dengan mempromosikan Bali yang sudah memiliki brand sehingga dengan dana USD5 per orang pun dinilai cukup.

“Tapi kalau mempromosikan Ende yang belum ada di peta pariwisata dunia itu mungkin perlu USD 20 - 30 per turis. Oleh karena itu rata-rata kita hitung membutuhkan USD20 per kepala. Sehingga harapan 2017 target 15 juta wisatawan mancanegara dapat terpenuhi,” ucapnya.

wartawan
ayu eka

Walk For Peace 2026: Simbol Toleransi dan Harmoni Bali

balitribune.o.id I Singaraja - Sebanyak 50 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara resmi memulai perjalanan suci lintas provinsi bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Sabtu (9/5/2026), menuju Candi Borobudur, Magelang, untuk menyambut Hari Suci Waisak pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Okupansi Rendah, Subsidi Bus Trans Metro Dewata Dievaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar tengah melakukan evaluasi mendalam terkait kelanjutan anggaran operasional Bus Trans Metro Dewata (TMD). Langkah ini diambil menyusul masih rendahnya tingkat keterisian penumpang (load factor) yang hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Pariwisata Hijau, Pemkot Denpasar Perketat Audit Limbah

balitibune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar memperkuat sinergi dengan pelaku usaha sektor Hotel, Restoran, Kafe (Horeka), dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) guna mengoptimalkan pengolahan sampah berbasis sumber. 

Langkah ini ditegaskan dalam pertemuan strategis di Dharma Negara Alaya (DNA), Jumat (8/5/2026), yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pastikan Horeka Pilah Sampah, Bupati Badung Turun Langsung ke Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin aksi Kurve Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan pada sektor Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka) serta sektor perdagangan di wilayah Kelurahan Kuta, Jumat (8/5/2026). Di saat yang sama, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta juga memantau pelaksanaan kegiatan pengelolaan sampah di wilayah Kelurahan Tuban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.