Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mahayastra Pastikan Beri Sanksi Proyek Molor

Bali Tribune / MOLOR - Proyek Taman di Jalan By Pass Mandara Giri terancam disanksi.

balitribune.co.id | Gianyar - Pergantian tahun tinggal hitungan hari, namun realisasi sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Gianyar terlihat sulit mencapai  target. Perkembangan proyek lebih lambat dari jadwal yang telah ditentukan. Adanya proyek molor itu diakui oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra, Selasa (28/12).

Disebutkan, seluruh proyek infrastruktur yang dianggarkan tahun ini maupun yang berkelanjutan, hampir setiap saat dipantaunya. Meskipun secara umum berjalan lancar, namun ada satu dua proyek yang terlihat tidak sesuai target aliat berpotensi molor. "Saya sudah pantau hampir setiap hari, ada beberapa proyek yang sedang dikebut, seperti Taman di Tegenungan, Lampu Hias dan Pedestrian di Catuspata Peliatan,  dipastikan akan selesai akhir tahun ini. Namun ada sejumlah proyek taman yang tampaknya molor," ungkap Mahayastra.

Terhadap pelaksanaan proyek yang masih belum sesuai dengan target, Bupati meminta agar rekanan atau pelaksana proyek untuk memaksimalkan waktu sebaik mungkin dalam beberapa hari ini. Rekanan harus mengebut pekerjaan agar realisasi proyek selesai sesuai waktu yang ditentukan. “Para rekanan bagaimana caranya agar capaian pekerjaan bisa sesuai dengan target yang telah ditentukan. Bisa dengan lembur, menambah SDM tenaga kerja atau peralatan. Jangan sampai ada yang memasuki ke masa perpanjangan dan terkena denda,” katanya.

Jika pekerjaan dapat selesai tepat waktu, maka akan lebih cepat dimanfaatkan oleh masyarakat. Bupati juga memint agar pelaksana proyek menjaga mutu pekerjaan. Tegasnya,  kegiatan fisik  ini tidak hanya sekedar berjalan anggaran, tapi harus tepat menjaga mutu, tepat manfaat, tepat spesifikasi dan tepat waktu. "Saya tidak ingin proyek baru terselesaikan mepet akhir batas waktu kontrak, kami harap mindset ini dirubah,” ujarnya.

Syukurnya,  dari penilainnya hasil pekerjaan proyek cenderung rapi sesuai harapan. Hanya saja masih terdapat keterlambatan dalam proses finishing. "Walaupun sudah mencapai diatas 95 persen, kalau tahun ini belum selesai, tetap kita funishment. Teknisnya tentu sesuai perjanjian kerja," tegasnya.

wartawan
ATA
Category

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.