Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Main Ancam dengan Pedang, Sujaie Dibekuk Polisi

pengancaman
Sujaie tersangka pengancaman dan Kapolsek Sukawati, Kompol Pande Putu Sugiarta memperlihatkan pedagang milik tersangka.

BALI TRIBUNE - Bagai orang kesurupan, Sujaie (29) asal Sumbawa sempat meresahkan warga Banjar Mudita, Desa Sukawati. Kedatangannya  dengan membawa pedang, bermaksud mencari  Ida Bagus Ketut Puspa (62), yang sempat melerainya ketika terlibat  percekcokan dengan seorang buruh proyek bernama  Fakurahman.

Dari informasi yang diterima, Jumat (15/9), sebelum mengancam melakukan pembunuhan terhadap Gus Puspa, pelaku sempat bermasalah dengan Fakurahman (42). Fakurahman merupan pekerja proyek yang ditanggungjawabi oleh Gus Puspa. Di mana Fakurahman ini sering diancam oleh pelaku, bahkan pernah menabrakkan sepeda motornya ke arah pintu kamar Fakurahman.

Pelaku juga penah mencari Fakurahman ke tempat proyek sembari membawa cangkul. Karena takut, Fakurahman akhirnya lari menyembunyikan diri. Karena terusik ulah Sujaie, Fakurahman akhirnya mengadukan perbuatan pelaku pada Gus Puspa. Gus Puspa yang merasa iba terhadap pekerjanya, akhirnya mencari pelaku ke kosannya.

Setelah Gus Puspa turun tangan, perbuatan pelaku akhirnya diketahui oleh bos tempat Sujaie bekerja sebagai waitress. Dan, Sujie akhirnya dipecat, serta diusir dari kosannya. Tidak terima akan hal itu, Sujaie menaruh dendam pada Gus Puspa.

Kamis (15/9) malam, pelaku membawa pedang baja sepanjang 90 cm. Di tengah kerumunan warga, ia mengaku akan membunuh Gus Puspa. Rencana pembunuhan itu berhasil digagalkan Polsek Sukawati.

Dalam proses penangkapan, Kapolsek Sukawati, Kompol Pande Putu Sugiarta menginstruksikan anggotanya untuk menembak pelaku bila melawan. Beruntung proses penangkapan berjalan kondusif tanpa ada perlawan. Sujaie diancam pasal 2 ayat (1) UU Darurat nomor 12 Tahun 1951 dan pasal 331 (1) KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Kapolsek Sukawati, Kompol Pande Putu Sugiarta mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan tersebut dari warga, yang melihat pelaku membawa pedang. Berdasarkan interogasi, pelaku mengaku mendapatkan pedagang tersebut dari temannya, Jaenul asal Jember yang tinggal di kawasan Serangan, Denpasar.

Saat ini pihaknya tengah mencari keberadaan Jaenul. Sebab pihak kepolisian curiga, Jaenul merupakan suplayer senjata ilegal. Pelaku, Sujaie membenarkan dirinya hendak melakukan pembunuhan karena dendam. Namun setelah diamankan polisi, Sujaie mengaku telah melupakan dendam tersebut

wartawan
Redaksi
Category

Dukung Vokasi, Astra Motor Bali Resmikan TEFA Pos AHASS di SMK PGRI 2 Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai bentuk komitmen nyata dan dukungan penuh (full support) terhadap penguatan pendidikan vokasi, Astra Motor Bali hadir langsung dalam Peresmian Teaching Factory (TEFA) Otomotif SMK PGRI 2 Badung yang berlokasi di Banjar Dukuh Moncos, Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Uji Ketangguhan Mitsubishi XForce HEV, BRA Imam Bonjol Gelar Customer Gathering di Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - PT Bumen Redja Abadi (BRA) Mitsubishi Cabang Imam Bonjol, Denpasar, memberikan kesempatan kepada pelanggan setianya untuk menjajal langsung keunggulan Mitsubishi XForce HEV (Hybrid). Kegiatan test drive ini dikemas dalam acara customer gathering yang berlangsung di Temu Kamu Cafe, Jalan Setia Budi, Kuta, Badung, Sabtu (26/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bangli Terima RAPBD 2027 Senilai Rp1,32 Triliun, Fraksi-Fraksi Tekankan Keadilan dan Efektivitas Anggaran

balitribune.co.id | Bangli - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangli menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD Bangli, Jumat (25/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Punya Hipertensi, Masih Boleh Minum Kopi?

balitribune.co.id | Secangkir kopi sering menjadi tersangka ketika tekanan darah meningkat. Kabar baiknya, penderita hipertensi tidak selalu harus berpisah dengan kopi. Pedoman European Society of Cardiology tahun 2024 menyebut konsumsi kopi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi pada populasi umum; konsumsi moderat bahkan dalam penelitian observasional dikaitkan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.