Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Makanan Khas Sumatera Barat Menu Baru Citilink

CITILINK - Sejumlah menu baru diluncurkan Citilink Indonesia

BALI TRIBUNE - Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia kembali menghadirkan pilihan menu terbaru yang dapat dinikmati dalam setiap penerbangannya, salah satunya adalah Nasi Kapau asal Sumatera Barat, yang diperkenalkan di Denpasar, Jumat (31/8). “Peluncuran menu baru ini sejalan dengan upaya Citilink Indonesia untuk terus meningkatkan layanan dalam setiap penerbangannya, sehingga penumpang dapat menikmati penerbangan dengan pilihan makanan cita rasa yang sesuai dengan selera masyarakat Indonesia,” ujar Vice President Corporate Secretary and CSR Ranty Astari Rachman. Dipilihnya Nasi Kapau sebagai salah satu menu andalan Citilink Indonesia terbaru karena merupakan salah satu makanan yang paling banyak peminatnya baik itu di dalam negeri maupun manca negara. Selain Nasi Kapau, Citilink Indonesia juga menyediakan tiga makanan khas nusantara lainnya serta tiga set menu makanan internasional dan dilengkapi dengan signature drink Jus Kacang Hijau yang akan menambah kesegaran perjalanan Anda. Menu khas nusantara lainnya yang disediakan oleh Citilink Indonesia adalah Nasi Ulam, Sate Ayam Indonesia, dan Nasi Goreng Supergreen. Sedangkan, untuk menu internasional terbaru yang disediakan oleh Citilink Indonesia antara lain adalah omelette and chicken sausage, sandwich smoked chicken and cheese, dan garden salad. Dengan adanya penambahan variasi menu yang akan mulai tersedia per tanggal 1 September 2018 ini, diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan bagi para penumpang dalam menikmati perjalanan bersama Citilink Indonesia. Deretan menu terbaru yang ditawarkan Citilink Indonesia ini merupakan pembaharuan dari menu ragam sebelumnya dengan tujuan untuk memberikan pengalaman terbang dengan cita rasa nusantara. Sebelumnya Citilink Indonesia juga telah menyediakan menu nusantara baru seperti Nasi Kuning Tuna dan Nasi Goreng spesial sejak Januari 2018.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Turis Backpacker Kepergok Tidur di Kawasan Pura Sad Kahyangan Segara Penida

balitribune.co.id | Semarapura - Ulah wisatawan asing kembali menuai sorotan di Nusa Penida setelah  kedapatan tidur di kawasan Pura Sad Kahyangan Segara Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Peristiwa ini pun memicu reaksi keras masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Jebol, Jalan Utama Ditutup Ubud Macet Parah

balitribune.co.id | Gianyar - Guyuran hujan  di Wilayah Ubud, kembali menimbulkan bencana, Kamis (18/12). Selain banjir luapan,  Jalan Raya Ubud di barat Simpang Ambengan Peliatan, jebol lantaran senderan jalan  longsor. Jalan pun terpaksa ditutup dan kemacetan pun tidak terhindarkan.  Di sejumlah jalan yang dijadikan alternatif pun mengalami stuck atau.macet terkunci.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT ke-130, BRI Region 17/Denpasar Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan untuk Insan BRILiaN

balitribune.co.id | Denpasar - Memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) BRI ke-130, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar menyelenggarakan kegiatan donor darah dan layanan kesehatan sebagai komitmen BRI untuk terus tumbuh berkelanjutan dengan mengedepankan kepedulian sosial dan kesehatan Insan BRILiaN.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandrol Rp27 Jutaan, Motor Listrik Molis Sprinto Resmi Hadir di Pulau Dewata

balitribune.co.id | Denpasar - PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) kembali melanjutkan rangkaian regional launching motor listrik (Molis) terbarunya, Indomobil eMotor (IM) Sprinto, dengan menghadirkan produk ini secara resmi kepada masyarakat Bali.  Acara peluncuran menghadirkan suasana lebih dekat dan interaktif bagi para undangan serta media untuk mengenal lebih jauh karakter dan teknologi yang dibawa Sprinto.

Baca Selengkapnya icon click

Terciduk Google Maps, Tabir Eksploitasi Hutan di Taman Nasional Bali Barat Terbongkar

balitribune.co.id | Negara - Kawasan Hutan Bali Barat, yang selama ini menjadi benteng terakhir kelestarian ekosistem di ujung barat Pulau Dewata, kini dinilai sudah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Berawal dari viralnya tangkapan layar peta digital Google Maps yang menunjukkan area "botak" di tengah rimbunnya tutupan hijau, tabir dugaan eksploitasi hutan oleh pihak swasta kian mencuat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.