Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Maling Asal Lombok Nyaris Tewas Dimasa

Bali Tribune / Salah satu Maling yang tertangkap diamankan polisis dari amukan masa
balitribune.co.id | Denpasar - Maling asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Marman (33) nyaris tewas dihajar masa. Itu setelah ia kepergok membobol plafon di rumah milik I Wayan Sumarjana (50) di Jalan Plawa Gang IX B No 6 Banjar Pagan Tengah Desa Sumerta Kauh, Denpasar Timur (Dentim), Senin (22/3) jam 04.00 Wita. Sementara tiga pelaku lainnya berhasil kabur.
 
Informasi yang berhasil dihimpun Bali Tribune mengatakan, pada pukul 03.30 Wita, anak korban bernama Kadek Alan Suyadnya (26) pulang dari pasar mengantar Ibunya dan hendak istirahat di kamarnya. Tiba - tiba plapon kamarnya dibobol dan si pelaku mau mencuri. Sehingga Kadek Alan keluar rumah memberitau kepada para tetangga bahwa ada pencuri.
 
"Warga tunggu pencurinya keluar dan mereka langsung menangkap pelakunya. Pelaku langsung dihajar beramai - ramai. Untung polisi cepat datang ke lokasi kejadian dan mengamankan pelaku dari amukan warga," ungkap seorang petugas.
 
Dalam aksinya, pelaku membobol jendela di lantai dua kemudian ke genteng plapon kamarnya Kadek Alan. Namun aksi jahatnya itu tidak berjalan mulus karena kepergok oleh penghuni rumah. "Mungkin dikira rumah sudah dalam keadaan kosong," ujarnya.
Pelaku selanjutnya dibawa ke Mapolsek Denpasar Timur untuk penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.
wartawan
Bernard MB.
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.