Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1033

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1034

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1035

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1038

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1040
Malu Menyandang Desa Miskin, Pupuan Optimis Bangkit | Bali Tribune
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Malu Menyandang Desa Miskin, Pupuan Optimis Bangkit

PANTAU - Perbekel Pupuan I Wayan Sumatra saat memantau bedah rumah pada KK Miskin di desanya,

BALI TRIBUNE - Desa Pupuan, Tegallalang merupakan desa terujung dengan jumlah KK miskin terbanyak di Gianyar. Namun Kondisi ini tidak mambuat aparatur desa setempat larut dalam kepasrahan. Dari sandangan  desa mereka optimis menjadi desa maju mulai tahuan 2017 ini.  Perbekel Pupuan I Wayan Sumatra yang ditemui BALI TRIBUNE - , Selasa (28/8), saat memantau sejumlah KK Miskin mengungkapkan, pihaknya optimis angka kemiskinan di desanya menurun  dengan capaian 40 persen.  Indikatornya,  adanya dukungan infrastruktur dan program pemerintah daerah lainnya seperti bedah rumah, jamban dan lain-lain. “Saya tidak ingin, Pupuan  disebut-sebut lagi sebagai Desa tertinggal lantaran angka  KK misin terbanyak  dalam setiap forum resmi atau di media. Kami optimis bisa  merubah predikat tersebut melalu pembangunan yang nyata,” yakin Sumatra. Indikasi kemajuan desa, juga dintandai dengan prestasi warga desa.  Dari serangkaian lomba, Pupuan diakauinya dulu  hany sekadar ambil bagian. Namun kini sejumlah prestasi mulaia ditoreh dalm dalam setahun terakhir, 14 jenis piala sudah terpajang dari berbagai lomba yang diikuti. “Ini kami apresiasi, karena menunjukkan bahwa warga kami memiliki smenhat untuk bangkit di segala bidang,” bangganya. Lanjutnya, secara infrastruktur lingkungan, Desa Pupuan rata-rata memiliki jalan lingkungan yang baik. Hanya menurutnya, akses jalan kabupaten sekitar 15 km kondisinya sudah mengalami kerusakan.  Syukurnya, jalan lingkungan, rata-rata sudah bagus dan dibangun dengan cara betonisasi. Namun jalan kabupaten mengalami kerusakan, dan pihak sudah terus berjuang ke Pemkab Gianyar. “Kemajuan desa kami tidak terlepas dari anggaran yang masuk melalui APBDes atau dana lainnya kurang lebih Rp 7 miliar,” terangya. Sementara itu dimakluminya, anggaran untuk infrastruktur ke Kecamatan Tegalalang masih sangan minim. Dimana anggaran untuk Bina Marga yang Rp 165 miliar lebih, anggaran yang masuk ke Tegalalang paling sedikit. Sehingga diharapkannya, bila pemerintah ingin mengentaskan kemiskinan, diharapkan memberikan porsi anggaran pada wilayah pinggiran. Dikatakannya lagi, pengentasan kemiskinan di wilayahnya selain melakukan pembangunan infrastruktur, Sumatra menjelaskan membangun bedah rumah bagi warga yang tidak memiliki rumah tidak layak huni. Di Tahun 2018 ini, sebanyak 32 unit bedah rumah di bangun, masing-masing bedah rumah dianggarkan Rp 35 juta dengan bangunan berukuran 4 X 7 termasuk kamar mandi. Diakuinya, di awal dirinya menjabat sebagai perbekel Tahun 2014 lalu, di wilayahnya terdapat ratusan rumah tidak layak huni. Desa dengan 7.000 jiwa (1.437 KK) tersebut di awalnya terdapat 40% KK miskin atau sekitar 793 KK miskin. Kini jumlah tersebut berkurang menjadi 452 KK miskin. “Tiap tahunnya kami bangunbedah rumah, baik melalui dana desa dan bantuan dari kabupaten dan provinsi. Namun yang belum tertangani juga masih banyak,” tambahnya. Alokasi  bedah rumah ini diberikan di setiap dusun yang meliputi tujuh dusun. 

wartawan
Redaksi
Category

Inflasi Bali 2025 Tetap Terjaga

balitribune.co.id | Denpasar - Inflasi Provinsi Bali sepanjang 2025 berhasil dijaga dalam rentang sasaran nasional. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali pada 5 Januari 2026, inflasi gabungan kabupaten/kota di Bali pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,70 persen secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,40 persen (mtm).

Baca Selengkapnya icon click

OJK Perkuat Stabilitas dan Daya Tahan Sektor Jasa Keuangan Hadapi Tantangan Global 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap terjaga di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan melemahnya kinerja ekonomi Tiongkok. Penilaian tersebut mengemuka dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK yang digelar pada 24 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat Melalui Kegiatan Pengabdian Dosen Universitas Warmadewa

balitribune.co.id | Negara - Dalam upaya meningkatkan kesadaran kesehatan dan pengetahuan masyarakat mengenai isu kesehatan yang krusial, Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang tentang kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemberdayaan Kader Remaja Melalui Kesehatan dan Gizi: Inisiatif dari Universitas Warmadewa

balitribune.co.id | Gianyar – Dalam upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan remaja, dosen dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat yang fokus pada kader remaja di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati. Acara ini dihadiri oleh 10 kader remaja dan dibuka secara resmi oleh Kelian Desa, I Nyoman Rupadana.

Baca Selengkapnya icon click

Menelaah Status dan Kedudukan Kaling di Jembrana

balitribune.co.id | Panguyuban Kepala Lingkungan Kabupaten Jembrana kini sudah berusia 6 tahun. Keberadaan kepala lingkungan (kaling) di setiap kelurahan bahkan jauh lebih dulu ada dibandingkan paguyubannya. Namun ada hal-hal prinsip yang harus menjadi refleksi bersama dan sudah seharusnya dicari kejelasannya khususnya oleh para kaling maupun paguyubannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.