Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mantan Bos Spa Kembali Terciduk Saat Menggepeng

Bali Tribune/DICIDUK - Mantan bos Spa bersama 11 gepeng lainnya diciduk Satpol PP Klungkung.

balitribune.co.id | Semarapura - Situasi Pandemi Covid-19 yang masih melanda tanah air, rupanya menjadi pembenar warga dari kawasan Tianyar, Karangasem untuk menggepeng di beberapa lampu merah di Klungkung.  Ulah mereka menggepeng dengan menggunakan anak-anak sebagai penarik warga agar iba memberikan sedekah uang. Namun karena keberadaan gepeng ini mendapat protes dari warga yang melaporkan ke Sat Pol PP Klungkung. Karena dianggap meresahkan Satpol PP Klungkung akhirnya menciduk dan mengamankan para gepeng ini.  Kasatpol PP KLungkung Putu Suarta membenarkan penertiban para gepeng ini dibeberapa lampu merah di Klungkung. “Kita terpaksa menciduk dan mengamankan   mereka yang berjumlah sekitar 11 orang gepeng ini, kita tertibkan dan rencananya kita pulangkan,” terang Putu Suarta. Diakuinya dari jumlah tersebut ada yang sampai dua kali diciduk, jika ditipiring dalam kondisi Pandemi ini serba sulit. “Ini problem bagi kita di lapangan, karena ada yang dua kali kita ciduk, ini serba sulit. Ya terpaksa kita tangkap, kita pulangkan kembalikan lagi, sudah itu dia kembali lagi kita tangkap lagi. Ini situasi pandemi serba sulit kalau kita tipiringkan,” terang Putu Suarta. Yang menarik di antara 11 orang gepeng yang diciduk di Simpang Empat Tihingadi, Desa Gunaksa, Senin (23/8/21), dengan diciduknya kembali Ni Komang Mirawati (21), mantan Bos Spa yang dulu beroperasi di Kuta. Penampilannya yang rupawan bak peragawati dengan bulu mata lentik dan cat kukunya yang warna-warni menggelitik wartawan untuk bertanya. Namun dia justru ketus bukan menjawab jujur, wanita asal Tianyar, Karangasem ini, malah sibuk berkomonikasi dengan HP-nya entah dengan siapa. Saat wartawan mengambil potonya dia tampak ketus marah-marah. ”Ngapain foto-foto saya? kalau sudah punya uang ngapain saya menggepeng,” ujar Ni Komang Mirawati.

wartawan
Redaksi
Category

Bos Grand Bumi Mas Tersangka, Gelar Perkara di Bareskrim Menuai Kontroversi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penyerobotan tanah oleh bos Grand Bumi Mas berinisial YC tiba-tiba ditangani Pengawas Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri pascaditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Bali dan permohonan praperadilan ditolak Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada 22 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Buka Bimtek Ecoprint di Desa Abang, Ny. Mas Parwata Dorong IKM Tenun Cacag Karangasem "Naik Kelas"

balitribune.co.id | Amlapura - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, terus bergerak cepat memacu kreativitas perajin di Bumi Lahar. Pada Senin (4/5/2026), Ny. Mas Parwata secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Eco Print bagi Sentra IKM Tenun Cacag Mekar Sari, yang bertempat di Aula Kantor Perbekel Desa Abang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terlibat Prostitusi Online di Bali, Tiga WNA Diciduk Imigrasi

balitribune.co.id I Denpasar - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melalui Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) meringkus tiga warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat praktik prostitusi online. Ketiganya diamankan dalam operasi pengawasan di dua lokasi berbeda, yakni wilayah Mengwi dan Renon, pada Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

TPA Mandung Hanya Terima Residu, Ruas Jalan Tabanan Dikepung Sampah

balitribune.co.id I Tabanan - Sejumlah ruas jalan protokol di Kota Tabanan dan Kecamatan Kediri dikepung tumpukan sampah, Senin (4/5/2026). Kondisi ini merupakan dampak dari kebijakan ketat TPA Mandung yang kini hanya menerima sampah residu serta kewajiban pemilahan sampah dari sumbernya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BTID Mangkir, RDP Mangrove dan Tukar Guling Lahan Tertunda

balitribune.co.id I Denpasar - Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (4/5/2026), terpaksa ditunda. 

Penyebabnya, pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID) tidak memenuhi undangan rapat yang sedianya membahas polemik tukar guling lahan mangrove serta dugaan pembabatan mangrove di kawasan proyek mereka.

Baca Selengkapnya icon click

Kelas Ambruk, Siswa SDN 3 Sembung Gede Belajar Daring

balitribune.co.id I Tabanan - Sebagian murid SDN 3 Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, terpaksa menjalani kegiatan belajar secara daring pasca-ambruknya bangunan kelas pada Kamis (30/4/2026). Keputusan ini diambil guna menjamin proses belajar tetap berjalan meskipun fasilitas sekolah mengalami kerusakan berat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.