Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masih Ada Warga Miskin Tercecer di Badung

Gung Nadi Putra

BALI TRIBUNE - Masalah kemiskinan masih menjadi sosotan di Kabupaten Badung. Apa sebab? Pasalnya, kabupaten terkaya di Bali ini masih memiliki sejumlah kantong-kantong penduduk miskin. Pemerintah melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat pun didesat terus mendata warga Badung yang masih tergolong kurang mampu. “Meski ada desa/kelurahan mengklaim sudah nol persen kemiskinan, namun tidak menutup kemungkinan ada warga miskin yang tececer dan belum tersentuh bantuan pemerintah,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Agus Nadi Putra belum lama ini. Nah, terkait hal itu, politisi Partai Golkar ini mengimbau instansi terkait dibantu aparat desa dan lingkungan setempat gencar mendata warganya yang masih berada digaris kemiskinan. “Kami minta dilakukan pengecekan kembali,” pintanya. Pihaknya di Komisi IV yang membidangi kesejahteraan sosial juga mengaku siap mendampingi Dinsos untuk turun ke desa/kelurahan guna memastikan senua warga miskin mendapatkan haknya.  “Kami siap bersama-sama turun ke lapangan. Dan kami meyakini masih ada warga miskin yang belum tersentuh bantuan,” terang Nadi Putra. Dan politisi yang akrab disapa Rahtut ini juga memberikan apresiasi semangat aparat desa untuk berlomba-lomba memperkecil angka kemiskinan di wilayahnya. Hanya saja ia mengingatkan agar data tingkat kemiskinan ini benar-benar valid. "Kalau memang sudah benar tidak ada warga miskin, tentu sangat bagus. Tapi, jangan sampai masih ada warga miskin tapi laporan nol persen kemiskinan,” pungkas Nadi Putra.  

wartawan
I Made Darna
Category

Pariwisata Bali Didorong Mengadopsi Konsep Bangunan Hijau dan Cerdas

balitribune.co.id | Mangupura - Kepariwisataan Bali yang kian populer, membuat pemilik modal tertarik berinvestasi di sektor akomodasi wisata. Pelaku usaha di sektor perhotelan di Bali didorong mampu mengadopsi konsep bangunan gedung hijau dan bangunan gedung cerdas dalam setiap proyek pembangunannya. Hal ini untuk mendukung target Bali emisi nol pada 2045 dan pemerintah pusat pada 2060 melalui pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click

Sering Banjir-Longsor, Pemkab Tabanan Akan Buat Jembatan di Lembah Sanggulan

balitribune.co.id | Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan membuat jembatan pada lokasi lima rumah yang terkena banjir dan longsor di Perumahan Lembah Sanggulan di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri.

Rencana ini merupakan solusi yang hendak direalisasikan Pemkab Tabanan mulai 2026 mendatang untuk mengantisipasi terulangnya banjir dan longsor di kawasan itu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Dorong Normalkan Aliran Tukad Yeh Dati Karena Sering Meluap

balitribune.co.id | Tabanan – Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, meminta pemerintah daerah setempat menormalkan aliran sungai atau Tukad Yeh Dati di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, karena airnya sering meluap hingga menyebabkan banjir dan longsor.

Baca Selengkapnya icon click

BWS Bali-Penida Fokus Normalisasi Sungai dan Infrastruktur Pengendali Banjir

balitribune.co.id | Denpasar - Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida tengah menyiapkan langkah serius untuk menormalisasi sejumlah sungai besar di Bali. Kepala BWS Bali-Penida, Gunawan Suntoro, menegaskan normalisasi ini mendesak dilakukan menyusul tingginya curah hujan yang berpotensi menimbulkan banjir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tim Gabungan BPBD Terus Sisir Sungai Pascabanjir

balitribune.co.id | Denpasar - Tim gabungan BPBD dan perkumpulan penyelam Desa Serangan melakukan penyisiran korban banjir bandang di aliran Tukad Badung di kawasan Istuari Dam Suwung, Rabu (17/9). Penyisiran yang melibatkan 9 penyelam secara bergantian, terus dilakukan sejak pagi selama dua hari ini di lokasi yang sama. 

Baca Selengkapnya icon click

Dapur Umum Korban Banjir di Pulau Biak I Masih Berlangsung

balitribune.co.id | Denpasar - Salah satu wilayah yang terdampak banjir bandang pada 10 September 2025 lalu adalah warga Jalan Pulau Biak I dan II dimana kawasan ini genangan air mencapai setinggi rumah. Pemukiman padat penduduk ini memutuskan untuk membuat dapur umum di kamp yang sebelumnya jadi tempat pengungsian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.