Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masyarakat India di Bali Rayakan Hari Republik India

Bali Tribune/ INDIA -- Ratusan 120 warga India, masyarakat keturunan dan sahabat India di Bali bersama 40 siswa GMIS, merayakan Hari Republik India ke-70 di halaman kantor Konsulat Jenderal India di Bali, Sabtu (26/1).

Bali Tribune, Denpasar - Dalam suasana penuh suka cita dan semangat kebersamaan, sekitar 120 warga India, masyarakat keturunan India, dan sahabat India di Bali bersama 40 siswa dari The Gandhi Memorial Intercontinental School (GMIS), merayakan Hari Republik India ke-70 di halaman Konsulat Jenderal India di Bali di Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar, Sabtu (26/1). Konsul Jenderal (Konjen) India RO Sunil Babu berkesempatan mengibarkan bendera nasional India, diiringi lagu kebangsaan India “Jana Gana Mana” (karya peraih Nobel dan penyair terkenal Rabindranath Tagore) yang dinyanyikan oleh komunitas dan sahabat India di Bali. Puluhan siswa GMIS juga menyanyikan lagu “Mile Sur Mera Tumhara to Sur Bane Hamar”, dan beberapa lagu patriotik lainnya. Ketika membacakan sambutan Presiden India Ram Nath Kovind, Konjen India RO Sunil Babu menjelaskan tentang komitmen negara terhadap kebebasan, persaudaraan, dan kesetaraan di antara masyarakat India. Perayaan tahun ini sedikit istimewa, karena bangsa India tengah merayakan HUT ke-150 Mahatma Gandhi, tokoh yang menginspirasi masyarakat tertindas di Asia, Afrika, dan di tempat lain untuk bebas dari pemerintahan kolonial. Tahun ini, masyarakat India juga memiliki tanggung jawab untuk mengikuti pemilu sekaligus memilih anggota parlemen Lok Sabha ke-17. Presiden menekankan bahwa pemilu adalah seruan kolektif untuk kebijaksanaan dan aksi yang mewakili beragamnya keinginan masyarakat dan Republik India. Disebutkan pula dalam sepanjang sejarah, India saat ini untuk pertama kalinya hampir mengeliminasi kekuatan ekstrim. Program layanan kesehatan universal dan adil menjadi kenyataan bagi lebih banyak masyarakat India, di mana negara ini telah mengubah kesulitan menjadi ketersediaan, baik dalam bahan makanan atau tabung LPG, koneksi telepon bahkan ketersediaan untuk mendapatkan paspor. Dalam banyak kasus, teknologi memiliki pengganda kekuatan dan inklusivitas telah menjadi pengganda moral. Pluralisme India katanya, merupakan kekuatan inklusivitas dan menjadi contoh terbesar bagi dunia dan model India bertumpu pada tiga titik, yaitu keanekaragaman, demokrasi, dan pembangunan yang tidak dapat dipisahkan. Termasuk perubahan menuju kesetaraan gender dan memberikan kesempatan yang sama dalam kesetaraan bagi kaum wanita. Para wanita muda di India bergerak maju di setiap bidang, dari akademisi ke seni kreatif, dari olahraga hingga angkatan bersenjata. Ia juga menyadari bahwa perjalanan bangsa ini masih jauh dari kesempurnaan, meskipun Republik ini sudah berdiri lama. Bangsa ini harus mengkalibrasi tolok ukur pencapaian dan keberhasilan, dari kuantitas ke kesetaraan, dari masyarakat yang melek huruf ke masyarakat berpengetahuan.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.