Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mayat Wanita Membusuk dalam Kardus

Bali Tribune/ MAYAT - Petugas saat melakukan olah TKP penemuan mayat dalam kardus di Megati.
balitribune.co.id | Tabanan - Penemuan mayat dalam kardus gegerkan masyarakat Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Minggu (30/6). Mayat berkelamin wanita tersebut ditemukan di pinggir jalan raya Megati menuju Serampingan, tepatnya di sebelah Selatan kuburan Banjar Adat Megati Kelod.
 
Berdasarkan informasi, mayat dalan kardus tersebut diketahui sekitar pukul 15.00 Wita,  berlokasi di pinggir jalan raya Megati menuju Serampingan, tepatnya di sebelah Selatan kuburan Banjar Adat Megati Kelod yaitu di sebelah timur jalan. Posisi kardus berisi mayat berada di bawah senderan jalan kebun milik  I Nyoman Widana.
 
Keberadaan mayat dalam kardus tersebut diketahui pertama kali oleh saksi I Nyoman Dudi Astawa. Saat itu saksi sedang menyabit rumput di pingir jalan jurusan Megati-Serampingan. Tiba-tiba saksi mencium bau yang sangat menyengat, dan setelah dicari bau tersebut bersumber dari sebuah kardus yang terikat tali rafia warna hitam. 
 
"Pada saat menyabit rumput saya mencium bau busuk dan setelah periksa saya melihat sebuah kardus dalam keadaan terikat dengan tali rapia warna hitam. Tempatnya, di bawah senderan pinggir jalan dengan kedalaman satu setengah meter, dan kardus tersebut berbau sangat menyengat," ungkap saksi Dudi Astawa. 
 
Melihat hal yang mencurigakan, kemudian saksi mencari saksi I Ketut Surayana untuk bersama-sama membuka kardus tersebut. Saksi membuka kardus tersebut menggunakan sebatang bambu, setelah kardus tersebut dibuka dilihat seperti paha manusia. Pada saat bersamaan kemudian dari arah selatan datang saksi I Nyoman Sukarja menggendarai sepeda motor. 
 
Sesampai di TKP Sukarja diberhentikan untuk memastikan benda yang berada di dalam kardus. Kemudian mereka melaporkan ke Bendesa Adat  Megati Kelod I Gusti Putu Ngurah Ariawan, dan selanjutnya melapor ke Polsek Selemadeg Timur. 
 
Kapolsek Selemadeg Timur, AKP I Putu Oka Suyasa saat dikonfirmasi membenarkan ada penemuan mayat membusuk dalam kardus di Desa Megati. Setelah mendapat laporan dari masyarakat, petugas langsung ke TKP dan melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP,  posisi kepala mayat berada di selatan dan kaki di utara, rambut panjang berwarna pirang, badan tengadah menghadap ke atas. 
 
Kaki kanan dan kiri menekuk, mayat terbungkus dus berwarna coklat yang sudah dalam keadaan terbuka. Sebelumnya dus terikat menggunakan tali rapia warna hitam. Mayat memakai kaos warna hitam, celana kaos pendek  bertali dipinggang merk Publik Image, gigi bagian atas tanggal 2 buah. 
 
"Untuk sementara identitas mayat belum diketahui, dimana mayat sudah mengalami pembusukan di beberapa bagian seperti di bagian kelamin, bagian leher dan bagian kepala," jelas AKP Oka Suaya. 
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.