Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Melalui Minuman Menambah Pengalaman Wisatawan Saat Berwisata di Bali

Bali Tribune / minuman yang disuguhkan untuk wisatawan lengkap dengan kisah tentang filosofi Nyepi di baliknya

balitribune.co.id | Gianyar - Nama Bale Sakepat yang bermakna saung atau gubug digunakan untuk menjamu tamu dengan makanan dan minuman sambil bercengkerama, menjadi ciri keramahan dan kekeluargaan masyarakat Bali ini dikenalkan salah satu akomodasi wisata di Ubud Kabupaten Gianyar. Di akomodasi wisata tersebut, Bale Sakepat merupakan bar yang dibuka untuk tamu sejak bulan Februari 2024 ini. 

Dimana bar dan sajian minumannya menampilkan elemen budaya dan seni Bali, dengan memadukan produk tradisional dan teknik mixology atau mencampur minuman yang inovatif. Bale Sakepat menyajikan sebuah pengalaman kuliner baru melalui berbagai pilihan cocktail dan kudapan khas Bali.

General Manager salah satu akomodasi wisata di Ubud, Ryuichi Karakawa menjelaskan, Bale Sakepat menjadi perwujudan gairah dan kreatifitas serta penghormatan pada warisan nilai-nilai luhur dan budaya Bali melalui minuman dan cocktail yang disajikan. "Seiring dengan terbenamnya matahari dan kesejukan angin di sore hari, Bale Sakepat menjadi tempat yang tepat untuk bersantai sambil menikmati cocktail, mendengarkan dongeng Bali dan ikut dalam berbagai permainan tradisional Bali," jelasnya dalam siaran persnya, Senin (19/2).

Berlokasi di pinggiran daerah Ubud, dikelilingi oleh hutan yang indah dan lembah sungai Tukad Pakerisan, tamu yang menginap di akomodasi ini akan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman budaya Ubud yang otentik dan jarang dikenal. Baik dari segi arsitektur, pengalaman, maupun kegiatan tamu yang menginap, dan tentunya fasilitas terbaru yakni Bar Bale Sakepat, kesemuanya ditujukan untuk melestarikan keindahan dan keunikan budaya Bali.

Disampaikannya, wisatawan akan dijamu dengan rangkaian cocktails berbeda setiap empat bulan mengikuti pergantian musim, disertai kisah di balik setiap minuman yang baru. Masing-masing cocktail menggambarkan nilai-nilai kehidupan dan tradisi sejarah Bali yang diwariskan turun-temurun, dengan seri cocktail terbaru yang terinspirasi oleh Hari Raya Nyepi, yang tahun ini jatuh pada tanggal 11 Maret 2024. Nyepi menandai tahun baru umat Hindu yang menggambarkan pemurnian dan menyambut tahun baru suci. Selama 24 jam, semua aktivitas di Pulau Bali akan berhenti, lampu dipadamkan, dan jalan-jalan dikosongkan.

Mulai bulan Maret ini, tamu bisa menikmati cocktail, lengkap dengan kisah yang menggugah tentang filosofi Nyepi di baliknya. Setiap minuman menggambarkan perjuangan umat manusia melawan kejahatan atau kegelapan dan kemenangan terang atau kebaikan. Adapun seri minuman cocktail yang terinspirasi Hari Raya Nyepi. Endian adalah minuman yang menggambarkan roh jahat dan kemenangan kuasa terang atas kegelapan.

Pengerupukan adalah cocktail yang menjadi simbol peperangan untuk membersihkan Pulau Bali dari kuasa roh jahat. CaturBrata adalah minuman yang memberikan penghormatan kepada perjuangan manusia memerangi kejahatan di dalam dirinya. Mata Ai atau matahari terbit adalah membangunkan harapan di awal hari yang baru, menandai kemenangan atas kegelapan. Ngembak Geni adalah cocktail yang mewakili transformasi kemarahan menjadi hati yang bersih bersamaan dengan terbitnya cahaya matahari.

wartawan
YUE

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengenal Tradisi Mbed-Mbedan di Desa Adat Semate Badung, Layaknya Tarik Tambang Tapi Talinya 'Bun Kalot'

balitribune.co.id I Mangupura - Mengawali hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi, warga Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali, menggelar tradisi Mbed-Mbedan, Jumat (20/3/2026). Tradisi unik yang menyerupai permainan tarik tambang ini diikuti dengan antusias oleh puluhan warga dari berbagai kalangan usia.

Baca Selengkapnya icon click

Pantau Arus Balik, Kapolda Bali Tinjau Pos Pelayanan Masceti

balitribune.co.id I Gianyar - Memastikan kelancaran dan keamanan arus balik pascaperayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke Pos Pelayanan Zebra Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, pada Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.