Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mendadak Dirumahkan, Ribuan Karyawan Mitra Prodin Dibayangi PHK Massal

Bali Tribune / Suasana kantor dan pabrik PT Mitra Prodin

balitribune.co.id | Gianyar - Resesi Global yang dampaknya menyembul di Eropa, rupanya mulai memapar ke Bali. Di Gianyar, PT Mitra Prodin  yang memiliki ribuan karyawan, langsung goyang ketika permintaan ekspor produknya menurun drastis. PHK massal pun kini menghantui ribuan karyawan setempat karena bergantung pada pasar.

Pantauan Bali Tribune, Minggu (20/11),  suasana di pabrik PT Mitra Prodin yang berlokasi di Jalan By Pass Ida Bagus Mantra, Ketewel, Sukawati, Gianyar, terlihat lengggang. Padahal, di arealnya, saat jam masuk kerja,  istirahat dan jam pulang karyawan, kerap menimbulkan tumpukan kendaraan di jalan IB Mantra.
Dimana perusahaan yang memproduksi perlengkapan rokok itu menampung ribuan karyawan dan dalam beberapa hari terakhir, karyawan setempat dirumahkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, tidak sedikit karyawan PT Mitra Prodin yang mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial setelah dirumahkan oleh manajemen. Namun mereka hanya bisa pasrah dan berharap situasi pasar global segera membaik. Sebab alasan mereka dirumahkan disebut-sebut karena permintaan pasar yang menurun.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Ketut Surya Adnyani mengatakan pihaknya sudah menurunkan jajarannya melakukan komunikasi dengan pihak manajemen. Keterangan sementara yang diterima, perumahan karyawan itu disebabkan karena situasi global, dimana customer mereka mengurangi permintaan order sejak beberapa bulan belakangan ini.

Menyikapi itu, manajemen mengaku sudah melakukan sejumlah upaya untuk mengatur kapasitas produksi agar tidak over capasity. Namun setiap bulan tetap terjadi penurunan permintaan orderan, sedangkan karyawan di perusahaan itu sangat banyak. Dan mereka mengatakan jika sudah berkomunikasi dan berdiskusi dengan Disnaker Provinsi Bali, sehingga manajemen terpaksa mengambil keputusan tersebut. Yakni,  merumahkan sementara karyawannya selama seminggu untuk menghindari terjadinya PHK. Dan akan dipekerjakan kembali.

Namun pihaknya akan tetap melakukan komunikasi serta pemantauan kepada perusahaan tersebut. Sembari tetap berupaya agar manajemen perusahaan tidak sampai mengambil langkah PHK terhadap karyawannya. Sayangnya ia mengaku tidak tahu jumlah pasti berapa karyawan yang dirumahkan sementara.

"Jadi untuk saat ini tidak dirumahkan semua, hanya ada sebagian. Mudah-mudahan komunikasi dan pendekatan yang kita lakukan bisa mengatasi ini, agar jangan sampai ada karyawan yang di PHK," tandasnya.

Sementara itu, HRD PT Mitra Prodin Marta, mengatakan jika informasi mengenai perumahan karyawan itu telah disampaikan melalui akun instagram PT Mitra Prodin @mitra.prodin. Dimana dalam postingan yang disampaikan atas nama Robert Hensby selaku Direktur Mitra Prodin, tertulis 'Pekan lalu, Mitra Prodin mengambil keputusan sulit untuk mengurangi jumlah hari kerja karyawan produksi kami di bulan November. Mitra Prodin telah merumahkan pekerja produksi selama seminggu di bulan November. Di bulan Desember ada kemungkinan untuk kembali merumahkan pekerja produksi selama seminggu. 

Beberapa bulan ke depan, diakui akan berat bagi mereka yang terkena dampak, dan manajemem ingin meyakinkan semua pekerja bahwa prioritas utamanya adalah mempertahankan status pekerja sebagai karyawan. Karena mereka adalah pekerja berbakat yang berkontribusi setiap hari untuk kesuksesan Mitra Prodin. Terlepas dari kemungkinan dirumahkannya para pekerja, semua pembayaran tunjangan wajib akan dibayarkan kepada semua pekerja secara penuh sesuai dengan haknya.

Disebutkan, selama pandemi, permintaan pre-rolled cone meningkat dengan pesat, dan banyak orang memperkirakan percepatan ini akan berlanjut bahkan setelah pandemi berakhir. Tetapi penurunan ekonomi makro, persaingan yang meningkat, tingkat inflasi yang tinggi, dan penumpukan persediaan cone setelah  covid menyebabkan perubahan mendadak pada kondisi pasar di Amerika Utara. Untuk menghadapi kondisi makro ekonomi ini maka perusahaan harus mengambil beberapa langkah untuk mempertahankan bisnis.

"Terlepas dari kemunduran ini, kami tetap memiliki visi jangka panjang yang positif. Fokus kami adalah meningkatkan jumlah pelanggan kami, melakukan efisiensi dalam proses bisnis kami, dan memperluas jangkauan kami ke pasar-pasar baru," terangnya.

Sebagaimana diketahui, PT Mitra Prodin merupakan produsen perlengkapan merokok dengan produk utama berupa kerucut rokok pre-rolled buatan tangan dan sistem pengisian kerucut. Perusahaan ini memasok grosir dan distributor ke seluruh dunia. Sehingga tidak heran jika perusahaan ini memiliki ribuan karyawan. Bahkan perusahaan ini kini tengah mengembangkan sayapnya ke wilayah Jembrana. 

wartawan
ATA
Category

BNNK Gianyar Obok-Obok Kafe Remang-Remang, 111 Orang Jalani Tes Urine

balitribune.co.id | Gianyar - Tempat hiburan malam yang sering disebuat Kafe Remang-remang kembali diobok-obok. Kali ini Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar gandeng aparat gabungan. Seratus lebih pengunjung, pelayan hingga pengelola tempat tersebut diwajibkan jalani test urine. Hasilnya, seorang diyatakan positif mengandung metamfetamin.

Baca Selengkapnya icon click

Patroli Diperketat, Keamanan Pelabuhan Celukan Bawang Jadi Perhatian

balitribune.co.id | Singaraja - Aktivitas di kawasan Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, terus mendapat pengawasan kepolisian. Tingginya mobilitas masyarakat, pekerja, awak kapal, hingga pengguna jasa membuat aspek keamanan menjadi salah satu perhatian utama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Bangli Kritisi Jalan Rusak hingga Utang PEN 

balitribune.co.id | Bangli - Rapat Paripurna DPRD Bangli yang digelar pada Jumat (25/9/2026) mengungkap RAPBD Bangli 2027 yang disampaikan pihak eksekutif tercatat senilai Rp1,32 triliun. Hal ini mendapat sorotan  DPRD Bangli. Rapat yang berlangsung secara maraton itu. dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika. 

Baca Selengkapnya icon click

Dua Rumah Terbakar, Kerugian Tembus Rp260 Juta

balitribune.co.id | Singaraja - Dua rumah warga di Kabupaten Buleleng terbakar dalam waktu berbeda pada Minggu (27/9/2026). Kebakaran terjadi di Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, dan Banjar Dinas Padangbulia, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada. Tidak ada korban jiwa dalam dua kejadian tersebut. Namun, kedua rumah mengalami kerusakan berat dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp260 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 1 Oktober 2026, Pelaporan Insidental Sektor Pasar Modal dan Bursa Karbon Wajib Lewat Sistem OJK

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pengawasan sektor pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon melalui digitalisasi pelaporan. Mulai 1 Oktober 2026, penyampaian laporan insidental kepada OJK wajib dilakukan melalui sistem pelaporan yang terintegrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Transaksi Digital Tumbuh 40,36 Persen, QRIS Tembus 69,32 Juta Pengguna

balitribune.co.id | Jakarta - Ekonomi dan keuangan digital (EKD) semakin dipandang sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia. Untuk mengoptimalkan potensinya, sinergi kebijakan, inovasi teknologi, penguatan talenta digital, serta keamanan sistem pembayaran menjadi agenda utama Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.