Mendagri Harap Aturan Lebaran Mampu Menggerakkan Pariwisata Bali | Bali Tribune
Diposting : 20 April 2022 21:47
YUE - Bali Tribune
Bali Tribune / Muhammad Tito Karnavian

balitribue.co.id | BadungPemerintah pusat optimistis libur Lebaran ditengah situasi Covid-19 tidak akan membawa dampak negatif. Hal tersebut mengacu pada tingkat antibodi yang sudah tinggi pada masyarakat, khususnya terhadap Covid-19. 

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian di Badung beberapa waktu lalu mengatakan, untuk mengetahui berapa persentase antibodi yang dimiliki masyarakat, pemerintah telah melakukan tes serologi yang tidak banyak dilakukan negara lain.

Kata dia, dari hasil survei serologi oleh Kementerian Kesehatan menunjukkan 99,2 persen masyarakat Indonesia memiliki antibodi Covid-19 yang cukup tinggi. Kondisi tersebut memengaruhi terkendalinya kasus Covid-19 yang membuat pemerintah kemudian melakukan pelonggaran sejumlah kebijakan, termasuk aturan mengenai mudik maupun libur Lebaran tahun 2022 ini. 

Ia berharap, dengan diizinkannya mudik Lebaran tahun ini yang dapat menggerakan sektor ekonomi termasuk pariwisata di Bali. "Disamping itu, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat telah dievaluasi setiap seminggu oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia," katanya. 

Kendati kasus Covid-19 sudah mulai terkendali dan pembentukan antibodi melalui vaksinasi Covid-19 di Bali yang cukup tinggi ini, Menteri Tito tetap mengingatkan masyarakat disiplin melaksanakan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. "Antibodi yang tinggi hanya sebagai penetralisir virus, sedangkan untuk melakukan pencegahan harus dengan penerapan 3M," tegasnya.

Hukum & Kriminal

Terpopuler