Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mendagri Harap Aturan Lebaran Mampu Menggerakkan Pariwisata Bali

Bali Tribune / Muhammad Tito Karnavian

balitribue.co.id | BadungPemerintah pusat optimistis libur Lebaran ditengah situasi Covid-19 tidak akan membawa dampak negatif. Hal tersebut mengacu pada tingkat antibodi yang sudah tinggi pada masyarakat, khususnya terhadap Covid-19. 

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian di Badung beberapa waktu lalu mengatakan, untuk mengetahui berapa persentase antibodi yang dimiliki masyarakat, pemerintah telah melakukan tes serologi yang tidak banyak dilakukan negara lain.

Kata dia, dari hasil survei serologi oleh Kementerian Kesehatan menunjukkan 99,2 persen masyarakat Indonesia memiliki antibodi Covid-19 yang cukup tinggi. Kondisi tersebut memengaruhi terkendalinya kasus Covid-19 yang membuat pemerintah kemudian melakukan pelonggaran sejumlah kebijakan, termasuk aturan mengenai mudik maupun libur Lebaran tahun 2022 ini. 

Ia berharap, dengan diizinkannya mudik Lebaran tahun ini yang dapat menggerakan sektor ekonomi termasuk pariwisata di Bali. "Disamping itu, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat telah dievaluasi setiap seminggu oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia," katanya. 

Kendati kasus Covid-19 sudah mulai terkendali dan pembentukan antibodi melalui vaksinasi Covid-19 di Bali yang cukup tinggi ini, Menteri Tito tetap mengingatkan masyarakat disiplin melaksanakan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. "Antibodi yang tinggi hanya sebagai penetralisir virus, sedangkan untuk melakukan pencegahan harus dengan penerapan 3M," tegasnya.

wartawan
YUE
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.