Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mengajar Bahasa Inggris Bersama Rumah Baca

Bali Tribune / Program studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana berkolaborasi dengan Yayasan Rumah Baca melaksanakan program kerja pengabdian di Peguyangan, Denpasar Utara.

balitribune.co.id| DenpasarProgram studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana berkolaborasi dengan Yayasan Rumah Baca melaksanakan program kerja pengabdian kali ini. Terletak di Peguyangan, Denpasar Utara, tepatnya di kediaman Ibu Luh Sri selaku pengelola Yayasan Rumah Baca, yayasan tersebut berfokus pada pengajaran bahasa inggris pada murid-murid SD dan SMP secara sukarela.

Berbeda dari pengajaran yang dilakukan di sekolah-sekolah. Rumah baca memiliki metode pengajaran yang unik dan menyenangkan, yaitu selalu menyediakan makanan ringan untuk para muridnya sebagai reward dari semangat mereka  belajar bahasa inggris. “Anak-anak seringkali hilang minat dalam belajar apalagi di zaman yang memudahkan mereka untuk bermain game online dalam gadget, makanya harus diberikan sesuatu dan juga pengajaran yang menyenangkan seperti diberikan lagu-lagu agar mereka mau untuk belajar bahasa inggris,” Ungkap Bu Luh Sri.

Berkolaborasi dengan Rumah Baca, Program Studi Ilmu Komunikasi membawa mahasiswa-mahasiswinya yang berminat sebagai volunteer pengajar dalam program kerja pengabdian yang akan dilaksanakan selama empat hari yaitu pada tanggal 22, 23, 29 dan tanggal 30 dengan kegiatan puncak yaitu “Treasure Hunt”, di mana pada puncak kegiatan tersebut anak-anak akan bermain games yang tentunya berhubungan dengan yang sudah mereka pelajari bersama para volunteer selama tiga hari.

Dengan dibumbui games dan juga hadiah makanan ringan bagi mereka yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar, nampak antusiasme anak-anak saat sesi belajar bersama para volunteer yang telah terlaksana pada hari pertama Rabu sore (22/6).  

Selain mengajarkan pembelajaran bahasa inggris, di yayasan ini juga mengajarkan kebiasaan-kebiasaan seperti mencuci tangan terlebih dahulu saat datang, hingga merapikan meja dan kursi saat pembelajaran selesai. Bahkan, Bu Luh Sri juga mengimbau kepada volunteer untuk turut serta memberikan contoh kepada adik-adik Rumah Baca.

Diharapkan dengan diadakannya kegiatan pengabdian berkolaborasi dengan Rumah Baca ini, tidak hanya untuk membantu anak-anak Rumah Baca dalam belajar bahasa Inggris, namun juga memberikan manfaat bagi para volunteer dari segi pengalaman, serta berbagi kebermanfaatan.

wartawan
ARW
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.