Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mengantuk Kendarai Mobil, Dokter Tabrak Pohon dan Sepeda Motor

Bali Tribune / Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi di Jalan Cok Agung Tresna, depan Kantor Samsat Renon, Denpasar Timur (Dentim), Senin (26/10) jam 14.30 Wit.
balitribune.co.id | Denpasar - Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi di Jalan Cok Agung Tresna, depan Kantor Samsat Renon, Denpasar Timur (Dentim), Senin (26/10) jam 14.30 Wit. Sebuah mobil jenis HRV bernomor polisi B 2870 TII bertabrakan dengan sepeda motor jenis honda scoopy bernomor polisi DK 3391 ABB.
 
Kanit Lakalantas Sat Lantas Polresta Denpasar, IPTU Ni Putu Tiviasih menjelaskan, sebelum menabrak sepeda motor yang dikendarai Imam Hermanto (63) mobil yang dikendarai oleh seorang dokter bernama I Putu Indra, MPS, KED itu menabrak pohon.
 
"Awalnya, mobil bergerak dari barat ke timur dan setibanya di TKP pengemudi mengantuk sehingga lepas kendali dan oleng ke kanan menabrak pohon yang berada di sebelah selatan jalan. Setelah terpental dan terbalik ke badan jalan lalu bertabrakan dengan sepeda yang bergerak dari arah barat ke timur," ungkapnya.
 
Akibat kejadian itu, dokter Putu Indra mengalami luka lecet pada bagian dahi. Sementara Imam Hermanto juga mengalami luka lecet pada kedua kakinya dan tangan bagian kanan. Sementara total kerugian materiil sebesar Rp50 juta.
 
"Kedua korban hanya mengalami luka ringan. Penyebabnya karena pengendara mobil dalam kondisi mengantuk," ujarnya.
wartawan
Bernard MB.
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.