Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menghilang Empat Hari, Dana Ditemukan Membusuk

Bali Tribune / EVAKUASI - Proses evakusi korban di saluran irigasi di Banjar Kelodan, Tampaksiring,  Miiggu (24/3).

balitribune.co.id | Gianyar - Dinyatakan hilang oleh pihak keluarga sejak empat hari sebelumnya, I Made Dana (33), ditemukan tidak bernyawa di saluran irigasi di Banjar Kelodan, Tampaksiring,  Miiggu (24/3). Kondisi  pria asal Banjar Basangambu, Tampaksiring ini sudah mulai membusuk dan diperkirakan sudah meninggal lebih dari 8 jam.

Korban pertama kali ditemukan oleh I Gusti Ngurah Oka (49) asal Banjar kelodan, Tampaksiring. Sekitar pukul 11.00 Wita, Ngurah hendak ke sawah dan sekalian mengecek saluran air irigasi.  Ngurah pun terkejut mendapati sesosok pria terlentang dan bergegas beranjak memberitahu warga lainnya.  Warga yang mendengar informasi temuan mayat tersebut pun berdatangan ke lokasi disusul kemudian petugas kepolisian. Oleh warga korban pun dikenali, yakni I Made Dana dari Banjar Basangambu.

Kapolsek Tampaksiring, AKP I Putu Agus Ady Wijaya mengatakan, pihaknya langsung menurunkan  personil  ke TKP setelah menerima laporan.  Selain melakuka olah TKP, pihaknya juga berkordinasi dna mwndatangkan petugas dari puskesma Tampaksiring I. "Setelah diidentifikasi, kami datangkan petugas BPBD Gianyar untuk proses  evakuasi  dari aliran sungai subak kumba menuju Rs Sanjiwani Gianyar," terangnya.

Dari keterangan pihak keluarga, sebutnya, korban menderita depresi  berat dan sudah meningglkan rumah sejak 4 hari sebelumnya. Atas meninggalnya korban, pihak keluarha pun menerima sebagai sebuah musibah. "Sesuai permintaan keluarga,  korban sementara agar dititip di ruang jenasah Rs Sanjiwani Gianyar. Mengingat di desa adat Basangambu tempat tinggal korban lagi ada upacara piodalan," tegasnya.

wartawan
ATA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.