Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menteri Jonan: Indonesia Berpotensi Sebagai Pusat Pelatihan Penerbangan

MINISTERIAL MEETING - Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan membuka secara resmi Transportation Ministerial Meeting of Developing Countries di Kuta, Badung, Senin (30/5).

Kuta, Bali Tribune
Indonesia kembali mencalonkan diri menjadi anggota Dewan International Civil Aviation Organization (ICAO). Pencalonan ini merupakan upaya kelima setelah empat upaya pencalonan sebelumnya belum membuahkan hasil. Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan mengatakan keuntungan menjadi anggota Dewan ICAO sangat besar.

"Salah satu diantaranya adalah Indonesia dapat mengambil bagian dalam perumusan kebijakan penerbangan sipil dunia," katanya disela-sela Transportation Ministerial Meeting of Developing Countries di Kuta, Badung, Senin (30/5).

Pada pertemuan ini Indonesia menyampaikan visi baru terkait peranan Indonesia di komunitas penerbangan sipil dunia, khususnya di kalangan negara-negara berkembang. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan penumpang pesawat udara di Indonesia maupun dunia, pemerintah Indonesia mengantisipasi kebutuhan sumber daya manusia profesional dengan mendorong pelatihan dan pendidikan bagi para personil penerbangan.
"Tahun lalu saja Kementerian Perhubungan memberi 500.000 sertifikat kompetensi, terang Jonan dihadapan para peserta pertemuan tingkat menteri tersebut.

Pihaknya menyadari fakta bahwa Indonesia juga memiliki potensi menjadi pusat pelatihan penerbangan yang besar di kawasan selatan bumi. Jonan juga menyatakan bahwa Indonesia ingin bekerjasama dengan negara-negara lain di bidang pelatihan penerbangan. "Adalah sangat berharga apabila kita dapat saling berbagi pengalaman dan hasil studi terkait penerbangan," ujar Jonan.

Pernyataan ini menunjuk fakta bahwa Indonesia menawarkan berbagai program pelatihan penerbangan sipil untuk meningkatkan kapasitas negara-negara anggota ICAO, utamanya negara berkembang.
Para pejabat tinggi sektor transportasi dari 24 negara berkembang turut berpartisipasi dalam acara Transportation Ministerial Meeting of Developing Countries yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan.

Jonan menambahkan bahwa pertemuan yang mengambil tema Strengthening Partnership on Capacity Building for Civil Aviation: No Country Left Behind ini memiliki makna penting dalam kaitannya dengan pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan ICAO. Pasalnya regulasi dan operasional penerbangan di Indonesia telah mengalami banyak perbaikan. Jonan menyebutkan dalam kurun waktu Mei 2014 hingga akhir 2015, capaian Indonesia atas standar keselamatan ICAO telah mencapai 70 persen.

Sementara itu, hasil terbaru dari audit USAP menunjukkan bahwa keamanan penerbangan Indonesia telah mencapai 94,9 persen. "Setelah berbagai upaya yang ditempuh untuk memenuhi standar keamanan penerbangan sipil internasional, Indonesia layak untuk terpilih sebagai anggota Dewan ICAO. Terlebih lagi pada Maret tahun ini Indonesia juga terpilih menjadi anggota Committee on Aviation Environmental Protection (CAEP) ICAO," jelasnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Sapa Konsumen di Berbagai Kota, Hyundai Perkenalkan New CRETA Alpha dengan Desain Lebih Berani

balitribune.co.id | Jakarta - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah resmi meluncurkan New CRETA Alpha edisi terbaru dalam jajaran Hyundai CRETA yang membawa ekspresi lebih tegas, eksklusif, dan premium ke segmen SUV kompak. Dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, New CRETA Alpha memperkuat kehadiran Hyundai di segmen SUV-B dengan kombinasi seimbang antara desain berani, teknologi canggih, dan kenyamanan sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click

Pukul Warga Inggris di Restoran Bandara Ngurah Rai, WNA Australia Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus tindak pidana penganiayaan terjadi di sebuah restoran di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (18/1/2026) pukul 23.30 Wita. Akibat kejadian itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) ditahan di sel tahanan Mapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.