Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mia Tresetyani Kru Sriwijaya Air dari Bali, Jasa Raharja Langsung Menginventaris Kerabat

Bali Tribune / MENGINVENTARIS - Petugas Jasa Raharja Cabang Bali saat menginventaris keluarga kru pesawat Sriwijaya Air asal Bali, Mia Tresetyani yang dinyatakan jatuh
balitribune.co.id | DenpasarPesawat jenis Boeing 737-500 milik Sriwijaya Air SJY-182 yang hilang kontak pada Pukul 14.55 WITA dinyatakan jatuh, Sabtu (9/1). Peristiwa naas ini membawa duka mendalam bagi keluarga korban.
 
Pesawat yang diperkirakan jatuh disekitar Kepulauan Seribu merupakan kabar duka dari industri penerbangan di Tanah Air. Hingga kini tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap pesawat dan para korban. 
 
Seperti diketahui, pesawat tersebut melakukan penerbangan rute Jakarta-Pontianak yang membawa 62 orang, terdiri dari 50 penumpang, 6 kru aktif dan 6 ektra kru. Sebanyak 50 penumpang, terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi. 
 
Salah seorang awak pesawat yaitu Mia Tresetyani Wadu merupakan salah satu korban tragedi jatuhnya Sriwijaya Air yang berasal dari Bali. Mia diketahui beralamat di Denpasar, Bali. Dilihat dari akun facebooknya, Mia merupakan alumni SMA Negeri 6 Denpasar, dan SMP Negeri 9 Denpasar. 
 
Petugas PT. Jasa Raharja Cabang Bali pada Minggu (10/1) telah mendatangi kediaman Mia di Jalan Tukad Gangga Gang Tirta Gangga, Denpasar. Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Cabang Bali, Lalu Saripudin saat ke rumah Mia Tresetyani bertemu langsung dengan Zet Wadu (ayah), dan Ardi (kakak) dari kru pesawat naas tersebut. 
 
Kepala Sub Bagian Sumbangan Wajib dan Humas PT. Jasa Raharja Cabang Bali, Syaiful Anwar menyatakan bahwa langkah yang dilakukan adalah penelusuran terhadap rumah salah seorang korban insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.
 
"Tujuan kami adalah untuk menelusuri kebenaran tentang informasi ada tidaknya yang berasal dari Bali, itu yang kami lakukan, kebenaran dan pendataan ini kami lakukan sesuai dengan arahan Direktur Utama," ungkapnya. Pihak keluarga masih syok dan pasrah namun tetap menunggu hasil pencarian. 
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Dekatkan Akses Digital Masyarakat, Telkomsel Hadirkan Tiga Site Baru di Wilayah Kabupaten Kupang

balitribune.co.id | Kupang - Konektivitas digital kini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari berkomunikasi dengan keluarga, mendukung aktivitas belajar dan bekerja, menjalankan usaha, hingga mengakses layanan pemerintahan, masyarakat semakin membutuhkan jaringan telekomunikasi yang andal dan berkualitas.

Baca Selengkapnya icon click

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.