Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mujair Nyat-nyat Menu Wisata Kuliner di Kintamani

Bali Tribune / MUJAIR NYAT-NYAT - Menikmati menu mujair nyat-nyat ditemani pemandangan Gunung dan Danau Batur

balitribune.co.id | Kintamani – Destinasi Wisata Kintamani yang berada Kabupaten Bangli akhir-akhir ini semakin viral di media sosial karena kehadiran sejumlah kedai kopi atau Coffee Shop dengan nuansa instagrammable. Nama Kintamani sudah populer dimata wisatawan baik domestik dan mancanegara. 

Destinasi yang menyajikan pemandangan alam berupa Gunung dan Danau Batur serta udara sejuk kerap dikunjungi wisatawan saat berlibur di Pulau Bali. Pandemi Covid-19 memang membawa pengaruh besar terhadap pariwisata di pulau ini. Namun dengan kehadiran sejumlah kedai kopi yang viral di dunia maya seakan-akan membangkitkan kembali kejayaan destinasi tersebut. 

Saat ini meskipun pandemi Covid-19 masih melanda Bali dan hampir di seluruh dunia, wisatawan domestik dan lokal menjadikan Kintamani sebagai salah satu destinasi yang layak dikunjungi. Selain bersantai sembari mengobrol dengan keluarga ditemani secangkir kopi dan aneka camilan khas Bali, wisatawan juga dapat menikmati makan siang dengan menu khas Kintamani yaitu mujair nyat-nyat. 

Di sepanjang jalan di Penelokan, Kintamani terdapat sejumlah warung makan yang menawarkan menu mujair nyat-nyat, goreng dan sup. Harganya pun bervariasi mulai Rp 25 ribu. Bahkan ada warung makan yang memasang harga Rp 45 ribu per paket terdiri dari 1 ekor mujair nyat-nyat, nasi dan sayur kacang. 

Salah seorang pengunjung di warung makan yang menjual menu mujair nyat-nyat di Kintamani, Komang Sri mengaku sengaja datang ke Kintamani untuk makan mujair nyat-nyat. "Kebetulan hari ini libur Pagerwesi, makanya jalan-jalan ke Kintamani sambil menikmati udara yang sejuk dan makan siang," ucapnya, Rabu (3/2).

Keindahan panorama alam ini yang menjadi daya tarik wisatawan datang ke destinasi tersebut, meskipun hanya sekadar melepas penat karena kesibukan sehari-hari di perkotaan. "Biasanya kalau liburan jalan-jalan ke Kintamani, selain dekat dari Denpasar juga bisa sambil wisata kuliner," kata Sri.  

Pengunjung lainnya, Indrawan juga menyatakan hal senada. Kintamani menjadi destinasi yang biasanya dikunjungi saat libur akhir pekan maupun hari raya keagamaan. "Di Kintamani ini banyak pilihan warung makan yang menjual menu mujair nyat-nyat. Harganya juga standar. Cocok untuk wisata kuliner saat liburan," ujarnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Gedung SDN 3 Sembung Gede Roboh, Pemkab Tabanan Gerak Cepat Upayakan Perbaikan Total

balitribune.co.id | Tabanan  - Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat dalam menindaklanjuti robohnya bangunan di SD Negeri 3 Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan yang terjadi pada Kamis (30/4/2026) sekitar Pukul 07.45 WITA. Upaya perbaikan dan penanganan menjadi fokus utama guna memastikan keselamatan serta keberlangsungan proses belajar mengajar.

Baca Selengkapnya icon click

Terpukau Goyangan Artis saat Konser Festival Semarapura, Warga Tak Sadar Tas Gendong Dirobek Begal

balitribune.co.id I Semarapura - Nasib kurang beruntung dialami Ketut Gde Bagus Putra Pande Dwiyasa (19) asal Dusun Pangi Kawan, Desa Pikat  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung saat menyaksikan konser Festival Semarapura, Jumat (1/5/2026) malam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.