Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Musim Banjir, Jalan Berlubang Ancam Pemotor

Bali Tribune/ Korban yang mengalami lakalantas akibat jalan berlubang di Jalan Raya Celuk Sukawati
balitribune.co.id | Gianyar - Musim hujan yang mengakibat banjir luapan di sejumlah tempat, kini menjadi sumber petaka bagi pengguna jalan. Seperti halnya jalan berlubang di Desa Celuk, Sukawati, dalam beberapa hari ini  telah membuat pengguna jalan khususnya pemotor nyaris celaka. Puncaknya, Selasa (9/2) pagi, lubang di bagian tengah jalan aspal ini akhir memakan korban pemotor.
 
Dari keterangan warga setempat, keberadaan lubang di tengah badan jalan tersebut diketahui pada beberapa hari terakhir setelah banjir genangan. Kondisi ini sangat mengancam keselamatan pengguna jalan, karena lubang itu ada di jalan raya yang sebelumnya terlihat mulus.  Bahkan, salah seorang pemotor yang identitasnya tidak diketahui, Selasa pagi  mengalami kecelakaan lalulintas.
 
“Dalam kondisi remang-remang, lubangnya tidak dilihat pemotor. Terlebih  Jalan Raya Celuk ini, sebelumnya mulus, sehingga pemotor kurang waspada,” ungkap I Wayan Budi Sutanam yang setiap hari melintas di Jalan tersebut.     
 
Warga berharap, lubang yang membahayakan ini ditambal saja atau setidaknya diberi tanda oleh pihak terkait. “Selasa pagi, kecelakaan sudah menimpa pengendara  sepeda motor. Korbanpun langsung dibawa ke Rumah Sakit Ganesha yang berada di sebelah TKP.  Kami tak ingin ada korban susulan,“ terangnya.
 
Secara terpisah, Kanit Laka Polres Gianyar, Aiptu I Wayan Kariawan membenarkan adanya peristiwa kecelakaan akibat jalan yang berlubang di Jalan Raya Celuk. Terkait  jalan berlubang tersebut, pihak kepolisian sudah menghubungi instansi terkait untuk melakukan perbaikan.
 
Pada kesempatan ini, pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat berkendara. Sebab tidak sedikit jalan yang mengalami kerusakan dampak musim hujan yang mengguyur setiap hari. Namun demikian, pihaknya akan memastikan menangani jalan-jalan berlubang di wilayah Sukawati, guna menghindari hal yang tidak diinginkan.
 
Pihaknya berharap warga sekitar memberikan perhatian pada kondisi jalan di wilayahnya. Ketika ada yang rusak dan dirasa membahayakan masyarakat, diharapkan untuk sementara ditutup sembari menunggu penanganan dari lebih lanjut dari instansi terkait. "Tidak hanya bencana longsor atau pohon tumbang, Jalan rusak akibat banjir luapan juga harus diwaspadai,” pungkasnya. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.