Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Musrenbang Densel Prioritaskan Peningkatan Infrastruktur

Bali Tribune/ MUSRENBANG- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diadakan Kecamatan Denpasar Selatan di Ruang Pertemuan Madu Sedana, Desa Sanur Kauh, Selasa (21/1).
balitribune.co.id | Denpasar - Musyawarah Perencanaan pembangunan (Musrenbang) yang diadakan Kecamatan Denpasar Selatan di Ruang Pertemuan Madu Sedana, Desa Sanur Kauh, Selasa (21/1), memprioritaskan peningkatan infrastruktur, seperti rehabilitasi atau pemeliharaan jalan dan jembatan.  
 
Dalam kegiatan yang dibuka Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma, didampingi Camat Densel, I Wayan Budha, musrenbang yang diadakan ini berdasarkan usulan musrenbang desa/kelurahan se-Densel pada, Desember tahun 2019. Hadir dalam kesempatan ini, Muspika Kecamatan Densel, Ketua TP PKK Densel, perbekel/lurah se-Densel, tokoh masyarakat dan undangan terkait lainnya.
 
Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma mengatakan, Musrenbang ini berfungsi sebagai forum untuk menghasilkan kesepakatan pelaku pembangunan tentang rancangan RKPD. Yang menitik beratkan pada pembahasan untuk sinkronisasi pogram pemerintah Kota Denpasar dan masyarakat dalam pencapaian tujuan pembangunan daerah.
 
Menurutnya berdasarkan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD)  semesta berencana Kota Denpasar tahun 2016-2021 maka arah kebijakan pembangunan tahun ke lima (tahun 2021) dilaksanakan untuk memastikan keberlanjutan upaya-upaya yang telah dilaksanakan dalam periode pembangunan selama empat tahun dan di tahun kelima. Kebijakan pembangunan daerah, katanya, menekankan pada pembangunan SDM masyarakat dan pertumbuhan ekonomi dengan peningkatan kualitas infrastruktur.
 
Sedang penanganan pembangunan yang mendesak seperti pelayanan kesehatan, pendidikan dan pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana wilayah, lanjutnya, harus menunjukkan hasil yang nyata di lapangan. Dengan begitu, hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat di satu sisi dan di sini terjadi peningkatan perkembangan kemajuan. “Berarti dalam peningkatan pelayanan publik dan memberi nilai kemanfaatan bagi masyarakat,” katanya.
 
“Pertumbuhan pembangunan di Kota Denpasar yang terus mengalami perubahan, baik dalam bidang pembangunan fisik, ekonomi maupun sosial budaya, sehingga , membuktikan adanya dampak bagi kemajuan Kota Denpasar pada umumnya dan Denpasar Selatan pada khususnya,’’ ungkap Wisnu.
 
Itulah sebabnya, dalam musrenbang ini ia berharap para peserta dapat memperhatikan, merencanakan pogram yang menyentuh kepentingan masyarakat, guna dapat mengatasi permasalahan-permasalahan yang timbul.
 
Sementara  itu Camat Densel, I Wayan Budha, mengatakan musrenbang ini diadakan untuk membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang menjadi program prioritas  pembangunan di wilayah Kecamatan Densel, membahas dan menyepakati kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan desa/kelurahan, serta menyepakati pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi perangkat daerah kota.
 
Ditambahkan Budha, untuk usulan proyek yang dibahas dalam Musrenbang Kecamatan Densel sebanyak 48 usulan, dengan rincian bidang infrastruktur dan kewilayahan dengan dana Rp 400.541.691.986. "Untuk tema Musrenbang Kecamatan Denpasar Selatan, yaitu memperkuat ekonomi kreatif untuk mendukung pariwisata berbasis budaya melalui peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas dan infrastruktur dengan memantapkan birokrasi," tandasnya. 
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.