Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Naker Pariwisata Dihantui PHK

Bali Tribune/ Situasi salah satu usaha pariwisata di Ubud
Balitribune.co.id | Gianyar - Kepanikan warga tidak bisa dihindari menyikapi  dampak virus corona yang sudah merambah Indonesia. Bali meski dinyatakan belum ada warga yang positif, namun aktivitas pariwisata mulai goyang.  Turunnya kunjungan wisatawan tak terkecuali di Gianyar, menyebabkan sejumlah sektor pariwisata mulai merumahkan sejumlah karyawan untuk sementara. PHK pun membayangi  mereka jika virus tidak segera reda. 
 
Agus, salah seorang pengusaha resto di Sukawati, mengaku sudah merumahkan 50 persen karyawannya semenjak wisatawan Tiongkok  masuk ke Bali awal Februari lalu.  Terlebih restonya memang sebagian besar menerima tamu Tiongkok. 
 
Agar usaha tetap jalan, sejumlah karyawan terpaksa dirumahkan sementara.  “Kami tidak memberhentikan. Beberapa  orang kerap kami panggil jika ada bookingan dari grup kecil.  Di sini kami kekeluargaan karyawan pun sangat mengerti kondisi kami,“ ungkap Agus, Kamis (5/3).
 
Sementara Agung,  pengusaha akomodasi perhotelan dan vila di Pejeng Kaja menyebutkan pada salah satu vilanya mempekerjakan 27 karyawan.  Disebutkan, hingga kini pihaknya  belum ada merumahkan karyawan.
 
Menyiasati musim paceklik ini, pihaknya mengambil  kebijkan dengan mempekerjakan karyawan 14 hari sebulan, yang semula 28 hari. Pengusaha ini juga menyebutkan, kondisi ini dipahami karyawannya.
 
“Mulai April vila tidak ada booking atau kosong, karena tamu membatalkan kunjungan ke Bali lantaran  travel warning,” terangnya.
 
Disebutkan, sejumlah  rekannya sesama pengusaha juga melakukan hal yang sama, yaitu pengurangan jam kerja sampai 50 persen. Sedangkan gaji yang didapat sebagian gaji pokok tanpa bonus, mengingat usaha tidak mendapat keuntungan. Ia berharap kondisi segera normal sehingga aktivitas usaha bisa normal.
 
Menyikapi kondisi ini Kadisnaker Gianyar AA Dalem Jagadhita mewanti-wanti agar pengusaha pariwisata tidak mem-PHK karyawan. Pengusaha pariwisata, baik hotel, restoran dan usaha lain yang berhubungan pariwisata, disebutkan  masih memiliki alternatif lain menyiasati kondisi tenaga kerja. “Salah satu alternatifnya dengan mengurangi jam kerja, asal tidak mem-PHK,” harap Jagadhita.
 
Walau demikian, Disnaker Gianyar sampai Kamis (5/3) belum mendapatkan data berapa perusahaan sudah merumahkan karyawan dan berapa karyawan yang sudah dirumahkan. Bahkan, sampai saat ini kondisi usaha pariwisata masih berjalan normal, mengingat belum ada perusahaan yang melaporkan berkait karyawan yang dirumahkan.
 
Menyikapi persoalan tersebut, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan serikat dan perhimpunan pariwisata. Dari pertemuan ini agar pekerja-pekerja pariwisata masih mendapat harapan bisa bekerja kembali di sektor pariwisata ketika kondisi pariwisata kembali normal.
 
“Harapan saya tidak ada perusahaan yang mem-PHK karyawan dan itu bukan solusi terakhir. Nanti kami akan berkoordinasi terkait persoalan ini,” pungkasnya.
wartawan
Nyoman Astana

Proyek SJUT Sanur Rampung 100%, Pemkot Denpasar Beri Waktu 3 Bulan Bagi Provider untuk Pindah Jalur

balitribune.co.id | Denpasar - Pekerjaan konstruksi proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di kawasan Sanur resmi tuntas 100%. PT Sarana Utilitas Optimal (SUO) selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP) telah menyerahkan hasil pembangunan tersebut kepada Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) Kota Denpasar melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), Rabu (13/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Indonesia Rugi Rp9 Triliun Akibat Penipuan Online, ASEAN Memperkuat Upaya Penanggulangan

balitribune.co.id | Denpasar - Di Indonesia sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 411.000 laporan kasus penipuan online dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar USD 550 juta atau setara Rp9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bukan Ribet Malah Cuan, Ibu Rumah Tangga di Tabanan Raup Tabungan dari Bank Sampah

Gerakan Pilah dan Kelola Sampah dari Rumah mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari Ni Made Serly Liana Dewi, warga Desa Dauh Peken Kecamatan Tabanan, yang menilai kebijakan pembatasan sampah ke TPA menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mulai berubah dan lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah dari rumah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Keputusan Bisnis Bankir Dilindungi Hukum Sepanjang Beritikad Baik

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa upaya mendorong pertumbuhan kredit yang sehat dan berkelanjutan perlu disertai dengan kepastian hukum bagi pelaku industri perbankan. Untuk itu, OJK memandang penting adanya pemahaman yang sama di antara seluruh pemangku kepentingan mengenai penerapan konsep business judgement rule dalam penanganan perkara pidana di sektor perbankan. 

Baca Selengkapnya icon click

HUT Bangli ke-822: Pemkab dan FPRB Tanam 150 Pohon di Kawasan Rawan Bencana

balitribune.co.id | Bangli - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bangli ke-822, Pemerintah Kabupaten Bangli bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) menggelar aksi penanaman 150 pohon di kawasan Pura Dalem Buungan, Kecamatan Susut, Rabu (13/5/2026).

Aksi ini merupakan langkah preventif untuk memperkuat struktur tanah dan menjaga ekosistem di wilayah yang dikenal memiliki banyak aliran sungai serta titik rawan longsor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.