Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nasi Kuning Simbol Kemakmuran di Hari Raya Kuningan

Bali Tribune / Ni Putu Suriandani rutin membuat membuat nasi kuning sebagai salah satu sesajen khas Kuningan.

balitribune.co.id | DenpasarHari Raya Suci Kuningan merupakan hari raya yang diselenggarakan oleh umat Hindu Dharma di Bali yang jatuh setiap enam bulan sekali, pada hari Saniscara Kliwon, Wuku Kuningan. Sebagai salah satu simbol penting dari banyaknya sarana dan prasarana persembahyangan bagi umat Hindu, nasi kuning memiliki makna lebih dari sekadar santapan khas hari raya.

Guru Besar Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar (UHN), Prof Dr I Made Surada MA yang dihubungi lewat telepon, Kamis (16/6) mengatakan seluruh umat Hindu di Bali melakukan persembahyangan dengan mangaturkan sesajen yang berisi nasi. Penek yang berwarna kuning sendiri mengartikan kemakmuran.

"Hyang Widhi dilambangkan dalam banten Kuningan, yaitu tebog, selanggi, nasi kuning, tamiang, ter, kolem dan endongan. Semua hal tersebut melambangkan anugrah dan perjuangan untuk mendapatkan rasa aman atau ketahanan diri dan kesejahteraan ekonomi," papar Surada.

Surada juga menjelaskan kata Kuningan berasal dari kata 'kuning' yang selain artinya merujuk kepada warna kuning, juga mengandung arti amerta atau kemakmuran. Selain itu, Kuningan juga bisa berarti  'keuningan' dalam bahasa Bali, yang memiliki makna kepradnyanan atau kepandaian.

"Hari Raya Kuningan seyogianya dapat dijadikan suatu momentum membangkitkan kesadaran diri umat untuk mengevaluasi upaya kita untuk mewujudkan rasa aman, damai dan sejahtera. Agar ke depannya ada peningkatan nyata yang dirasakan oleh umat, supaya tidak terhenti hanya pada prosesi upacara dan upakara di tingkat ritual semata, tetapi juga dalam berbagai kegiatan di jalan dharma," tutupnya.

Ni Putu Suriandani (24) merupakan wanita domisili Denpasar yang rutin merayakan Hari Raya Kuningan. Ia memaknai Hari Raya Kuningan sebagai sebuah perayaan dimana kebaikan (dharma) menang melawan keburukan (adharma). Saat Kuningan, ia rutin membantu ibunya membuat nasi kuning dengan campuran beras, kunyit dan santan.

"Setiap Kuningan tugas saya adalah membuat nasi kuning. Saya menghias nasi kuning di selanggi, diisi dengan lauk pauk seperti telur, kacang saur serta sayur mentah dan masih banyak lagi karena pada saat hari Raya Kuningan mempersembahkan nasi kuning merupakan tradisi. Selain itu nasi kuning juga menyimbolkan kemenangan," ucap Suriandani.

Terakhir, DR I Gede Suwantana MAg (41) seorang dosen di Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar (UHN), dalam pandangannya, makanan yang berwarna kuning di Hari Raya Kuningan, yakni nasi kuning, memiliki makna kemakmuran. Saat Kuningan, umat Hindu akan menghaturkan atau mempersembahkan sesajen yang dihiasi warna serba kuning, hal ini untuk melambangkan bakti dan asih.

"Persembahan nasi kuning di Hari Raya Kuningan menyimbolkan kemakmuran selain itu ada juga tamiang sebagai simbol perlindungan dan kemenangan dharma melawan adharma," papar Suwantana.

Selain itu, menurutnya penting untuk melaksanakan persembahyangan di Hari Suci Kuningan sebelum siang hari, atau 12.00 Wita.

"Sebab leluhur pergi pada jam tersebut, persembahyangan dilakukan sebelum jam 12 siang," tambah Suwantana.

wartawan
M1

Jenazah PMI Tedy Tiba di Perancak, Kabar Duka Kembali Datang dari Taiwan

Lagi, PMI Asal Jembrana Meninggal di Luar Negeri

balitribune.co.id | Negara - Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana yang meninggal di luar negeri kini bertambah lagi. Teranyar seorang PMI dilaporkan meninggal di Negara Taiwan. Sedangkan Jenazah PMI, I Komang Tedy Arsa Biantara Putra (24) yang meninggal di Amerika Selatan tiba di rumah duka di Desa Perancak pada Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta Pimpin Acara Pelepasan ASN dan Pejabat yang Memasuki Purnabakti

balitribune.co.id | Amlapura - Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta memimpin upacara pelepasan sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Karangasem yang sudah memasuki masa purnabakti atau pensiun. Kegiatan pelepasan ini dilaksanakan di Aula Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberda Daya Manusia (BKPSDM) Karangasem, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ISPA Tembus 800 Kasus di Buleleng, Sekolah Mulai Terapkan Masker

balitribune.co.id | Singaraja - Penyebaran Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi perhatian di Kabupaten Buleleng. Sejumlah sekolah mulai menerapkan kebijakan penggunaan masker bagi siswa saat berada di lingkungan sekolah. Di tengah kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Buleleng juga mewaspadai peningkatan sejumlah penyakit lain, termasuk diare akut dan suspek demam tifoid.

Baca Selengkapnya icon click

Bantah Data di Media Sosial, DLH Tabanan Tegaskan Kualitas Udara Berada di Kategori Sedang

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai status kualitas udara daerah tersebut yang disebut masuk dalam daftar sepuluh besar kota paling berpolusi di Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Tabanan Segera Limpahkan Berkas Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id | Tabanan – Penyidik Satreskrim Polres Tabanan bersiap melimpahkan berkas perkara pengeroyokan pencuri ayam di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Pelimpahan tahap pertama tersebut ditargetkan rampung pada pekan ini setelah jajaran kepolisian menuntaskan seluruh rangkaian rekonstruksi atau reka ulang adegan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Uang di Tabanan, Dua Warga Iran Ditangkap di Kuta

balitribune.co.id | Tabanan - Tim dari Polres Tabanan menangkap dua orang warga negara Iran yang sempat mencuri uang pedagang sembako di wilayah Kecamatan Selemadeg belum lama ini. 

Kedua warga negara Iran yang saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Tabanan itu berinisial MB (47) dan HM (54). Keduanya ditangkap Tim Satreskrim Polres Tabanan pada sebuah penginapan di kawasan Kuta, Badung, pada Minggu (20/9/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.