Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ngembak Geni, Wisatawan Lokal Jaga Pengeluaran

Bali Tribune/KUNJUNGI - Wisatawan saat berkujung ke Objek Wisata Monkey Forest.


balitribune.co.id | Gianyar - Hari Ngembak Geni (sehari setelah Hari Raya Nyepi), sepi dari pengunjung lokal. Seperti halnya di objek wisata Monkey Forest, Ubud, yang kerap dijadikan tujuan alternatif, Senin (15/3) terlihat lengang. Bukan lantaran imbauan pemerintah, namun, warga sebagian besar memilih jaga pengeluaran.
 
I Ketut Supri (35), warga Petulu yang ditemui di Objek Mongkey Forest menyebutkan, kali ini ia hanya mengantar anaknya yang paling kecil. Disebutkan, sebelumnya, dia berlibur bersama seluruh keluarganya. "Kalau Ngembak Geni, tempat favorit kami memang di Mongkey Forest, anak-anak suka ngasi makan kera. Namun dalam situasi kali ini, saya hanya mengantar anak yang paling kecil. Kondisi sekarang kita harus hemat," ungkap Ketut.
 
Sementara itu, hingga Senin sore, Objek Wisata yang menawarkan koloni kera tersebut tidak lebih dikunjungi oleh 70 orang. "Sampai siang ini belum mencapai 100 pengunjung, " ungkap Nyoman Cebur, salah satu petugas.
 
Lanjutnya, dalam masa pendemi ini setiap harinya ada saja yang berkunjung ke objek wisata tersebut. Namun tidak seramai saat situasi normal. Kebanyakan yang berkunjung merupakan wisatawan lokal. " Wisatawan asing hanya satu dua, kebanyakan domestik. Saat pandemi ini kalau sebulannya sekitar 180an orang berkujung. Saat normal kunjungan bisa mencapai 4000/hari" ungkapnya.
 
Bendesa Adat Padagang Tegal, I Made Gandra, mengakui situasi saat ini masih sepi. Wisatawan yang berkunjung bisa dihitung dengan jari. Terkait makanan untuk habitat kera, kata dia, porsi masih tetap sama. Tidak ada pengurangan pakan kepada kawanan kera. "Pakan tetap kita berikan, tidak ada hubungan dengan pandemi, sama kayak kita manusia mereka tetap makan," terangnya singkat.
wartawan
Nyoman Astana
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.