Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nihil Paparan Baru, Gianyar Zona Hijau PMK

Bali Tribune / Kabid Keswan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Drh. Made Santiarka,

balitribune.co.id | GianyarMeski sempat ada dugaan paparan penyakit mulut dan kuku ( PMK) terhadap sejumlah ternak sapi di Gianyar hingga dilakukan eliminasi, hingga kini tidak ditemukan kasus baru. Kondisi ini menjadikan Gianyar masuk zona hijau. Namun demikian, pelaksanaan Vaksinasi terus dilaksanakan dan kini sudah mencapai 87 persen dari target.

Kabid Keswan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Drh. Made Santiarka, Kamis (21/7) mengungkapkan, dari hasil pelaksanaan maping dan pendataan di lapangan, saat ini untuk wilayah Kabupaten Gianyar Nihil penyebaran PMK dan sudah termasuk zona hijau. 

"Hasil ini berkat percepatan penanggulangan PMK baik melalui pemetaan, vaksinisasi dan penyemprotan disinvektan dilingkungan kandang," terangnya.

Mengenai capaian vaksin, sebutnya, tercatat telah diberikan pada 4.646 ekor Sapi atau 87 persen dari jumlah 5.353 ekor sapi yang ditargetkan. Kegiatan Vaksinasi sudah dilakukan sejak 7 Juli 2022 lalu. Targetnya sebanyak 5.395 ekor sapi di 11 desa di Kabupaten Gianyar.

"Hingga Rabu, 20 Juli kemarin, realisasi vaksin baru pada 4.646 ekor sapi dari jumlah vaksin diterima sebanyak 7.000 vaksin," terangnya.

Lanjutnya, berdasarkan pemetaan di lapangan untuk jumlah hewan ternak yang tersebar di kabupaten Gianyar sebanyak 50.024 ekor sapi. Karena keterbatasan tenaga, maka untuk vaksin tahap pertama ini, pihaknya mengutamakan sapi yang rentan terkena PMK, pada radius lima kilometer dengan skala prioritas diwilayah/ desa yang sempat terjadi penyebaran PMK yakni diwilayah Desa medahan Blahbatuh dan Desa Temesi Kecamatan Gianyar.

"Vaksinasi baru di wilayah Kecamatan Gianyar, Kecamatan Blahbatuh dan Kecamatan Sukawati. Karena kami petakan sebagai lokasi rawan PMK," paparnya.

Untuk pelaksanaan vaksin terhadap ternak akan dilaksanakan sebanyak 3 (tiga) kali setiap ekor yakni dengan jarak 4 minggu dari vaksin pertama serta 6 bulan untuk vaksin ke-3 (boster) sehingga sapi sapi yang rentan dari PMK dapat bebas dari virus PMK. Pihaknya  berharap dalam percepatan pelaksanaan vaksin PMK, masing- masing Desa agar mendukung dengan memberikan data yang valid terkait jumlah ternak. Lokasi dan pengumpulan copy KTP.

"Ini penting agar vaksinasi berjalan maksimal dan memudahkan memasukkan data awal dan jadwal pelaksanaan Vaksin," pungkasnya. 

wartawan
ATA
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.