Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ogoh Ogoh Kulkul Pajenengan dengan Tinggi 8 Meter

Ogoh-ogoh
PEJENENGAN - Ogoh-ogoh Kulkul Pajenengan STT Yowana Murti Cakti, Banjar Puri Agung Bangli.

BALI TRIBUNE - Berbeda dengan ogoh-ogoh pada umumnya yang bernafaskan buta Kala, namun STT  Yowana Murti Cakti, Banjar Puri Agung Bangli merancang ogoh-ogoh  dengan lakon Kulkul Pajenengan. Dipilihnya tema Kulkul Pajenengan tiada lain untuk mengingatkan masyarakat terkait keberadaan kulukul pajenengan  yang merupakan  warisan leluhur yang hingga kini masih dijaga kesakralannya .  Lebih sensasional lagi ogoh-ogoh  rancangan seniman Anak Agung Anom Padmanaba ini  memiliki ketinggian delapan meter.

Kata Anak Agung Anom Padmanaba untuk penggarapan  Ogoh-Ogoh “Kulkul Pajenengan”sudah digeber sejak 29 Januari lalu  dengan melibatkan anggota seke teruna  STT Yowana Murti Cakti. Sebelum proses penggrapan ogoh-ogoh pihaknya terlebih dahulu ngaturang piuning di Pajenangan, Puri Rum Puri Agung Bangli serta di Balai Banjar tempat membuat ogoh-ogoh. Hal tersebut dilakukan untuk memohon agar selama proses pembuatan dilancarkan dan tidak ada halangan. “Terasa ogoh-ogoh memiliki taksu,”  kata Anom Padmanaba didampingi Ketua STT Yowana Murti Cakti,Anak Agung Jordi Raharditya, Senin (12/3).

Sebutnya untuk proses pembutan, untuk rangka menggunakan anyaman bambu menggunakan bambu, dan pengerjaan dilakukan secara gotong royong. “Kami tidak menggunakan styarofoam, memang lebih cepat kalua pakai Styrofoam, tapi harganya lebih mahal serta kurang berkesan ,” jelasnya.

Dipihnya tema ogoh-ogoh “kulkul Pajenengan” bukan tanpa alasan, dimana kata pria yang akrab dipanggil Gung Babo ini tiadalain  ingin mengangkat warisan para leluhur, yang mana dimasyarakat lebih banyak melihat candi atau arca atau bangunan yang lainya. “Terkesan kulkul kurang diperhatikan, maka kami coba angkat kulkul ‘Pajenengan,” ungkapnya.

 Dijelaskan, Kulkul ‘Pajenangan’ sendiri berada dikawasan Puri Soka, Banjar Puri Agung Bangli. Kemudian untuk ogoh-ogoh yang dibuat terdapat tokoh lain, meliputi tokoh Ki Gejen dan Ni Gejen. Kedua tokoh tersebut merupakan kakek-kakek dan nenek-nenek yang menjadi pelengkap dari tokoh utama yakni kulkul ‘Pajenegan’. “Kurang pas rasanya bila hanya menampil kulkul saja, maka kami menciptakan tokoh pendamping,” jelasnya. Kemudian tokoh Ki Gejen dan Ni Gejen terlihat keluar dari Kulkul tersebut.

Dikatakan proses pembuatan lebih banyak dilakukan saat malam hari, mengingat siang dan sore para pemuda masih sekolah dan ada yang bekerja. “Kalau keasyikan bekerja bisa samapi pukul 02.00 dini hari” kata Gung Babo sambil tersenyum sembari menambahkan dua hari lagi sudah rampung, karena tinggal pemasangan ornament dan pewarnaan.

Disinggung terkait biaya membuat ogoh-ogoh? Kata Gung Babo menghabiskan dana sekitar Rp 15 juta.  Untuk dana berasal dari hasil penjulan T-Shirit ,punia dari karma puri. ”Kalau pengrupukan tahun lalau ogoh-ogoh diarak dari selatan pasar Kidul dan mengelilingi perempatan catus pata dan berhenti didepan bale banjar Puri Agung,”  jelasnya.

wartawan
Agung Samudra
Category

Banggar DPRD Tabanan Dorong Pengelolaan Keuangan Daerah Lebih Transparan

balitribune.co.id | Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan melalui Badan Anggaran mendorong pemerintah daerah setempat untuk melakukan pengelolaan keuangan yang lebih transparan.

Kendati, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan telah berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk kesebelas kalinya. Terakhir, opini itu diperoleh untuk pemeriksaan tahun anggaran 2024.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Dorong Pemkab Bangli Kembangkan Kawasan Sekitar Pura Penulisan

balitribune.co.id | Bangli - Minat wisatawan berkunjung ke daya tarik wisata (DTW) Pura Penulisan, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli, masih g rendah dibandingkan empat DTW lain yang dikelola Pemkab Bangli. Melihat realita tersebut mendapat tanggapan dari anggota DPRD Bangli I Made Sudiasa, Politisi Demokrat ini memandang perlu adanya  inovasi dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kunjungan.

Baca Selengkapnya icon click

Supriatna Dikukuhkan Menjadi Ketua DPD Masyarakat Akuakultur Indonesia Bali

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) Provinsi Bali Periode 2025–2029. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum MAI Pusat Prof. Rokhmin Dahuri dalam acara Konsolidasi Akuakultur Nasional, di Auditorium Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Rabu (9/7).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

“Sandyagita Bali Beli-Ne" Suara Kritis Rakyat Melalui Harmoni Seni

balitribune.co.id | Negara - Seni adalah medium paling jujur untuk menyuarakan hati nurani, dan PKB ke-47 Tahun 2025 menjadi ruang sebuah pertunjukan yang lebih dari sekadar hiburan. Parade Gong Kebyar Wanita Duta Kabupaten Jembrana, diwakili oleh Sekha Gong Istri Dharma Laksana, dengan sebuah garapan yang tak hanya indah, tetapi juga berani memukau penonton yang memadati Panggung Ardha Candra, Art Center Denpasar pada Selasa (8/7).

Baca Selengkapnya icon click

TKA Berpotensi Ancaman Bagi Tenaga Kerja Lokal

balitribune.co.id | Negara - Di tengah pesatnya persaingan global dan terbukanya peluang investasi, Tenaga Kerja Asing (TKA)  menjadi salah satu ancaman bagi tenaga kerja lokal. Tak mau kecolongan, daerah seperti Kabupaten Jembrana mulai serius mengantisipasi masuknya TKA ke wilayahnya dengan merancang regulasi yang komprehensif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.