Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Oknum Staf PDAM Nusa Penida Dibidik Tipikor

Bali Tribune/Gde Eka Sumahendra


balitribune.co.id | Semarapura  - Kejari Klungkung Cabang Nusa Penida sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi yang terjadi di PDAM Nusa Penida. Kasus ini diduga melibatkan oknum staf PDAM setempat. 
 
Oknum petugas PDAM tersebut diduga memalsukan kwitansi terkait penjualan air yang menggunakan sarana mobil tangki. Kasus ini pun tinggal menunggu hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
 
Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) di Nusa Penida Gede Eka Sumahendra mengakui hal tersebut dengan mengatakan bahwa pihaknya telah menyelidiki kasus ini cukup lama. Bahkan telah memeriksa lebih dari 20 saksi terkait kasus tersebut.
 
"Saat ini prosesnya tinggal menunggu audit dari BPKP untuk menentukan kerugiannya," jelas Gede Eka Sumahendra saat dikonfirmasi, Senin(17/5).
 
Disebutka bahwa unit usaha PDAM Klungkung di Nusa Penida selama ini melakukan penjualan air melalui water meter /sambungan dan melalui mobil tangki. Namun hasil penjualan mobil tangki ini tidak disetorkan secara menyeluruh ke pusat, yakni ke PDAM Klungkung. 
 
" Jadi contohnya dari jual air 10 kali, yang disetorkan ke pusat hanya 1, 2 atau 3 kali, tidak menyeluruh," ungkapnya.
 Disebutkannya untuk mengelabui perbuatannya, oknum petugas PDAM di Nusa Penida diduga membuat kwitansi palsu yang sangat menyerupai aslinya. Kwitansi tersebut tidak dimasukan ke sistem, sehingga PDAM Klungkung tidak bisa melihat hasil penjualan secara riil.
 
" Dari barang bukti yang kami punya, dugaan penyelewengan itu sudah berlangsung sejak Mei 2018 sampai September 2019. Tapi kami duga lebih dari itu,"sebutnya.
 
Lebih detil  Kacabjari Nusa Penida Gde Eka Sumahendra menyatakan terkait siapa tersangkanya dirinya belum memastikan. Guna menentukan tersangka dari dugaan penyelewengan  itu, pihak Kacabjari Nusa Penida mengaku masih menunggu hasil audit investigasi dari BPKP. 
 
“ Kita belum tetapkan tersangkanya , biar tidak terlalu prematur hal ini, posisi kita masih melakukan  penyidikan umum, belum ada penetapan tersangkanya ,sementara belum sampai disana kita masih kumpulkan alat alat bukti dan sekaligus mencari siapa yang bertanggungjawab atas kasus penyelewengan ini,” pungkasnya.
 
Terkait kasus  penyelewengan yang terjadi di Nusa Penida yang dilakukan oknum Staf PDAM ini ,Dirut PDAM KLungkung Nyoman Renin Suyasa Senin(17/5) dihubungi dengan tegas menyatakan dirinya meminta semua orang ikuti proses hukum dan kedepankan asas praduga .
 
“ Kita ikuti proses karena ini kan sudah penyelidikan dari  Cabang Kejaksaan Negeri  Nusa Penida. Tetap kita kedepankan praduga tak bersalah,” Uuar pria yang hoby karaoke ini tegas.
wartawan
Ketut Sugiana
Category

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.