Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1033

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1034

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1035

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1038

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1040
Orang Miskin pun Kini Mengonsumsi Narkoba | Bali Tribune
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Orang Miskin pun Kini Mengonsumsi Narkoba

Kepala BIN Daerah Bali (Kabinda Bali) Brigjen Tri Nugraha Hartanta saat beraudiensi dengan Pemkab Karangasem.

Amlapura, Bali Tribune

Peredaran narkoba di Bali khususnya Karangasem sudah sangat mengkhawatirkan dimana narkoba tidak hanya beredar di kalangan orang kaya, namun juga warga miskin sudah banyak yang menjadi pecandu narkoba. Yang menyedihkan lagi, anak sekolah yang baru duduk di bangku SD ada yang sudah kecanduan barang laknat ini.

Ini menjadi atensi khusus Badan Intelijen Negara (BIN), mengingat saat ini Indonesia ditetapkan sebagai darurat narkoba sehingga pemerintah menyatakan perang terhadap narkoba, termasuk BIN Daerah Bali yang mengerahkan anggotanya untuk menyelidiki dan memantau peredaran narkoba termasuk pergerakan para bandarnya.

Kepala BIN Daerah Bali (Kabinda Bali) Brigjen Tri Nugraha  Hartanta, dalam audiensinya dengan Pemkab Karangasem, Senin (25/4) lalu menegaskan, di Bali peredaran narkoba cukup mengkhawatirkan. “Kita lihat saja, di Lapas Kerobokan, Denpasar, dari seluruh napi yang ada di sana 70 persen adalah napi narkoba. Sekarang ini bukan orang kaya saja yang makai narkoba, orang miskin bahkan anak SD pun sudah memakai narkoba. Ini sudah sangat mengkhawatirkan,” bebernya.

Bahkan di Jombang Jawa Timur, ada santri yang nyabu bersama ustadznya. Melihat realita tersebut, sangat pantas Indonesia menyatakan perang terhadap narkoba dan ditetapkan sebagai darurat narkoba, mengingat 70 juta orang di Indonesia adalah pemakai narkoba.

“Indonesia ini menjadi negara yang potensial bagi bandar dari sejumlah negara, karena 70 juta penduduk Indonesia adalah pemakai narkoba,” sebutnya. Untuk itu pihaknya mengimbau pemerintah dan aparat kepolisian memperketat pengawasan dan penjagaan di wilayah perairan, karena jalur ini sangat kendor.

 Sementara itu, Wabup Karangasem yang juga Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) I Wayan Artha Dipa, dalam kesempatan itu juga banyak menyoroti tentang maraknya peredaran narkoba di Karangasem. Menurutnya, perlu diambil berbagai langkah kongkret untuk memberangus para bandar dan pengedar di Karangasem.

 “Saat ini narkoba peredarannya bahkan sudah sampai di Besakih, dan beberapa pelakunya sudah berhasil ditangkap oleh jajaran Polres Karangasem,” ujarnya dengan nada miris. Ia menyerukan agar seluruh bandar dan pengedar narkoba lainnya yang berada di Besakih bisa segera diungkap dan ditangkap.

wartawan
ags
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.