Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pameran Lukisan Diharapkan Jadi Daya Tarik Kedatangan Wisatawan

/yue. Pameran lukisan di hotel.

Balitribune.co.id | Denpasar - Pameran seni rupa hasil karya seniman di tanah air diharapkan mampu menarik kedatangan dan menambah lama tinggal wisatawan asing di Pulau Bali. Tidak sedikit pameran seni rupa yang meramaikan industri pariwisata Bali. Event yang menyajikan sejumlah lukisan bertema budaya banyak dipamerkan di hotel-hotel yang ada di Badung, Denpasar dan Ubud, Gianyar. 

Selain untuk menambah atraksi wisata saat wisatawan berada di dalam hotel, pameran lukisan juga menjadi ajang pertemuan antara para seniman dan wisatawan. Kurator, Wayan Seriyoga Parta, ditemui di Denpasar beberapa waktu lalu, menjelaskan, dilihat dari sejarah pariwisata Bali, seni rupa dan pertunjukkan yang dulu mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Bali.

Tidak hanya wisatawan yang tujuannya untuk berlibur menikmati budaya Bali, tokoh-tokoh seni dan peneliti atau para ahli antropologi juga tertarik datang ke Pulau Seribu Pura ini guna mempelajari seni budaya Bali.Sekarang tinggal bagaimana para pelaku seni rupa dapat menyadari potensi tersebut. Terlebih, peluang untuk berpameran di hotel makin terbuka. Tak hanya di galeri saja.

 “Banyak hotel kini membuat pameran seni. Bahkan, ada salah satu hotel yang menghadirkan pameran seni kontemporer secara kontinu untuk mem-branding hotelnya,” kata dia. Menurut Seriyoga, bagaimana kiat manajemen menjadikan seni budaya tersebut sebagai branding yang luar biasa, ini yang belum dipahami sepenuhnya. Sehingga hal itu tidak dilakukan oleh hotel-hotel lainnya.

“Memang ada salah satu hotel melakukan itu dengan menghadirkan virtual galery. Bahkan akan diturunkan menjadi aplikasi berbasis HP di Smartphone,” ucap Seriyoga. Di Sanur, saat ini ada beberapa hotel menghadirkan karya lukis seniman lokal dan mampu memikat wisatawan. Seorang pelukis, Arya Trimni Putra, pun beberapa waktu lalu telah menggelar pameran di salah satu hotel.

Karya seni kontemporer berupa lukisan tersebut mendapat perhatian dari kalangan wisatawan asing. Tidak saja mereka yang menginap di hotel tersebut. Bahkan, ada wisatawan yang menginap di dari tempat lain pun penasaran untuk melihat secara langsung lukisan-lukisan yang dipamerkan itu. Lukisan-lukisan tersebut membuat para wisatawan yang berada di Sanur cukup terkesan. (*)

wartawan
Ayu Eka Agustini

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.