Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pameran Virtual Ajang Promosi Produk UMKM di Masa Pandemi

Bali Tribune/ Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Putri Suastini Koster meluncurkan pameran virtual Dekranasda melalui aplikasi zoom dari Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar



balitribune.co.id | Denpasar  - Perlambatan ekonomi sebagai dampak dari pandemi Covid-19, pameran virtual atau yang digelar secara online merupakan terobosan dan strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di berbagai sektor industri, khususnya industri makanan dan minuman ( F&B). Pameran virtual yang saat ini digunakan sebagai ajang bertemunya antara pembisnis atau pelaku usaha dan pelanggan dilakukan agar para pelaku usaha dapat tetap mempromosikan, dan memasarkan seluruh keunggulan produknya ditengah pembatasan fisik pandemi Covid-19. 
 
Daud Salim salah seorang penggagas pameran virtual di Tanah Air mengatakan, 
 
dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital dalam platform pameran virtual dapat membantu para pelaku usaha dan khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) segera bangkit dari dampak pandemi dan mampu bersaing di pasar nasional ataupun pasar internasional. 
 
"Hal ini dalam upaya mendukung perkembangan industri seperti makanan dan minuman untuk bangkit di masa pandemi," ungkapnya dalam siaran persnya, Rabu (23/6).
 
Ia menceritakan, selama pandemi pihaknya telah dua kali menggelar pameran virtual internasional dengan total enam sektor industri termasuk jamu yakni pada akhir tahun 2020 dan Juni 2021. Pada pameran virtual tahun lalu telah berhasil menarik 12.000 pengunjung dengan total kunjungan mencapai lebih dari 40.000 kunjungan.
 
Tahun ini, diharapkan pameran virtual tersebut dapat menjangkau 25.000 pengunjung dengan total kunjungan sebanyak 50.000 kunjungan. "Pameran virtual tahun ini mendatangkan calon pembeli lokal maupun mancanegara seperti negara Vietnam, Brazil, Australia, Kazakhstan, Fiji Island, Mexico, India, Prancis, China, Ekuador dan Qatar," jelas Daud. 
 
Kata dia, pameran virtual untuk industri makanan dan minuman tahun ini diikuti lebih dari 150 peserta, baik dari lokal maupun internasional. Serta lebih dari 30 pelaku UMKM ikut mempromosikan produknya. 
wartawan
YUE

RSUD Tabanan Beri Penjelasan Terkait Rujukan Pasien Patah Tulang ke RSUP Ngoerah

balitribune.co.id | Tabanan - Manajemen RSUD Tabanan memberikan klarifikasi terkait penanganan seorang pasien perempuan berinisial Ni Made N, (62) yang dirujuk ke rumah sakit lain setelah sempat mendapatkan penanganan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Baca Selengkapnya icon click

Negara Hadir untuk Rakyat, Kasdam IX/Udayana Pimpin Groundbreaking 24 Titik Jembatan Garuda

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi, memimpin acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda yang dipusatkan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Senin (30/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel Bangun COMBAT di Desa Sadi, Perkuat Sinyal Perbatasan RI–Timor Leste

balitribune.co.id | NTT - Komitmen Telkomsel dalam memperluas akses konektivitas digital hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal kembali diwujudkan melalui hadirnya Compact Mobile BTS (COMBAT) di Desa Sadi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Maret 2026.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Respons Putusan KPPU: Industri Pinjaman Daring Harus Sehat, Transparan, Berintegritas

balitribune.co.id | Jakarta - Melalui siaran pers yang disampaikan pada Jumat (27/3), OJK menegaskan pihaknya mencermati putusan Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tahun 2026, Tabanan Target Investasi Rp1,2 Triliun

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan memasang target nilai investasi sebesar Rp1,2 triliun pada 2026 dengan mengandalkan sektor penunjang pariwisata dan UMKM sebagai motor penggerak utama.

Target ambisius ini dibarengi dengan kebijakan penataan zonasi ketat guna memastikan pembangunan tetap selaras dengan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah hulu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.