Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Panen Bawang Merah Bantuan Pusat, Subak Bengkel Kantongi Produktivitas 18,7 Ton per Hektar

Bali Tribune/ PANEN - Petani Subak Bengkel panen bawang merah
Balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah sentra produksi bawang di Kabupaten Tabanan yang sebelumnya digelontor bantuan benih dari pemerintah pusat, kini telah memasuki musim panen. Salah satunya adalah Subak Bengkel dengan mengantongi produktivitas hasil rata-rata 18,7 ton per hektar.
 
Kordinator lapangan untuk bantuan benih bawang merah di Desa Bengkel, Kediri, I Made Merta Suteja, mengungkapkan, akhir Juni ini bantuan benih bawang merah dari pemerintah pusat yang dikembangkan di Subak Bengkel sudah memasuki musim panen. Sebelumnya, bantuan tersebut ditanam mulai April 2020 lalu dengan luasan mencapai 10 hektar yang ditanam oleh seratus petani di dua desa.
 
Dikatakan, dari total luasan secara umum hasil yanag didapat setelah dilakukan pengubinan rata-rata mencapai 18,7 ton per hektar, sedangkan harga yang didapat petani dari serapan pasar bawang merah ini mencapai Rp 25 ribu per kg. “Dari segi produktivitas bisa dibilang hasil yang didapat cukup tinggi, padahal budi daya yang dilakukan oleh petani di Subak Bengkel tanpa melakukan oleh tanah sebelumnya,” jelasnya, Kamis (2/7).
 
Ditambahkan, biasanya petani di tempat lain untuk budi daya tanaman bawang merah, umumnya  melakukan olah tanah salah satunya dengan membuat bedengan sebelum proses tanam, sedangkan petani di Subak Bengkel untuk penanaman bantuan benih bawang merah yang didapat baru kali pertama ini tanpa melakukan proses tersebut. Sebab akuinya, penanaman bawang merah ini awalnya hanya difungsikan petani untuk mengisi jeda tanam yang sebelumnya dikembangkan palawija.
 
“Hasil yang menjanjikan tersebut kemungkinan karena lahan di Subak Bengkel yang sebelumnya telah menggunakan sistim pertanian menuju organik, sehingga menjadi cocok untuk pengembangan bawang merah. Seiring dengan itu, nampaknya banyak petani termasuk karyawan hotel terdampak Covid-19 mulai melirik tanam bawang merah untuk budi daya berikutnya,” ujarnya.
 
Dari jumlah luasan yang dipanen, beberapa sudah difungsikan untuk pengembangan bibit. Itu sekaligus untuk memenuhi syarat di ajukan dinas Pertanian Tabanan sebelumnya agar 10 persen dari hasil yang didapat dimanfaatkan untuk bibit guna keberlanjutan pengembangan bawang merah di Subak Bengkel. Dimana untuk kebutuhan bibit bawang merah baru bisa di panen pada umur 70-75 hari, sedangkan bawang merah untuk kebutuhan konsumsi bisa dipanen dari umur 60-65 hari. “Saat ini sudah ada sekitar 10 petani dengan luasan 1 hektar lebih yang siap untuk menanam bawang merah berkelanjutan,” pungkasnya. 
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pascaledakan Trotoar di Darmasaba, Aroma Bensin Masih Tercium

balitribune.co.id I Mangupura - Kondisi pascaledakan trotoar di kawasan Jalan Darmasaba, Banjar Menesa, Kecamatan Abiansemal, Badung, masih menyisakan kekhawatiran bagi warga sekitar. Hingga Rabu (22/4/2026), bau bensin dilaporkan masih tercium cukup menyengat, terutama di area saluran drainase.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Teken Kerja Sama PSEL, Ubah Sampah Menjadi Listrik

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung mengambil langkah besar dalam menangani volume sampah di kawasan pariwisata dengan beralih ke teknologi modern. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Abrasi Kian Parah, Warga Pesisir Monggalan Terdampak Dibantu Bedah Rumah

balitribune.co.id I Semarapura - Makin parahnya abrasi di pesisir pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, dikhawatirkan menggerus kawasan itu makin jauh ke daratan. Sejumlah warga yang masih tinggal di kawasan itu terpaksa harus bertahan diselimuti rasa cemas, sembari berharap pemerintah segera turun tangan membuat tanggul. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.