Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Parcel Dulang dan Keben Diincar Pembeli Jelang Nyepi

Bali Tribune / KHAS BALI - Parcel Nyepi yang dikemas dengan produk khas Bali diminati pembeli

balitribune.co.id | DenpasarKesulitan ekonomi ditengah situasi pandemi tidak menyurutkan masyarakat untuk tetap membeli parcel unik berciri khas produk lokal Bali. Dulang, Keben dan Bokor dengan isian kue-kue kering mulai diincar pembeli menjelang Hari Suci Nyepi.

Berkirim bingkisan parcel kepada sanak saudara, sahabat maupun kolega masih menjadi tradisi menjelang hari raya keagamaan. Guna enggugah minat masyarakat membeli parsel menjelang Hari Suci Nyepi, pelaku usaha di Kota Denpasar pun menyiasatinya dengan cara yang inovatif.

Pasalnya, desain bingkisan parcel dikemas berciri khas Bali dengan menggunakan wadah Dulang, akeben dan Bokor. Dengan bentuknya yang menarik, Dulang, Keben dan Bokor tersebut dibungkus menjadi satu dengan aneka isian makanan berupa kue-kue kering yang disusun  setinggi sekitar 60 hingga 150 Cm.

Fatin salah seorang karyawan toko parcel menuturkan bahwa sekitar sebulan menjelang datangnya Nyepi, dirinya bersama rekan-rekannya sudah disibukkan untuk membuat parcel unik khas Bali ini. Meskipun saat ini masih ditengah situasi pandemi, namun penjualan parcel di tempatnya bekerja ini cukup ramai di minati pembeli.

"Sesuai paket pilihan, harga parcel yang ditawarkan pun beragam mulai dari Rp 200 ribu hingga seharga Rp 1 juta," katanya di Denpasar, Kamis (11/3) sembari sibuk melayani pembeli. 

Seorang pembeli parcel Nyepi, Elan mengaku sengaja datang ke toko kue ini untuk membeli parcel Nyepi yang akan diberikan kepada seseorang. "Parcelnya sangat menarik dikemas dengan ciri khas Bali. Saya membeli parcel untuk dikasikan ke seseorang," ucapnya. 

Selain Nyepi, momen hari penting maupun hari raya keagamaan lainnya di Bali banyak dimanfaatkan sejumlah pebisnis untuk berjualan parcel. Cukup emanfaatkan hasil produksi dari perajin UMKM, penjual parcel menawarkan beragam pilihan dengan wadah unik dan menarik berciri khas budaya Bali.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Bos Grand Bumi Mas Tersangka, Gelar Perkara di Bareskrim Menuai Kontroversi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penyerobotan tanah oleh bos Grand Bumi Mas berinisial YC tiba-tiba ditangani Pengawas Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri pascaditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Bali dan permohonan praperadilan ditolak Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada 22 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Buka Bimtek Ecoprint di Desa Abang, Ny. Mas Parwata Dorong IKM Tenun Cacag Karangasem "Naik Kelas"

balitribune.co.id | Amlapura - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, terus bergerak cepat memacu kreativitas perajin di Bumi Lahar. Pada Senin (4/5/2026), Ny. Mas Parwata secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Eco Print bagi Sentra IKM Tenun Cacag Mekar Sari, yang bertempat di Aula Kantor Perbekel Desa Abang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terlibat Prostitusi Online di Bali, Tiga WNA Diciduk Imigrasi

balitribune.co.id I Denpasar - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melalui Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) meringkus tiga warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat praktik prostitusi online. Ketiganya diamankan dalam operasi pengawasan di dua lokasi berbeda, yakni wilayah Mengwi dan Renon, pada Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

TPA Mandung Hanya Terima Residu, Ruas Jalan Tabanan Dikepung Sampah

balitribune.co.id I Tabanan - Sejumlah ruas jalan protokol di Kota Tabanan dan Kecamatan Kediri dikepung tumpukan sampah, Senin (4/5/2026). Kondisi ini merupakan dampak dari kebijakan ketat TPA Mandung yang kini hanya menerima sampah residu serta kewajiban pemilahan sampah dari sumbernya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BTID Mangkir, RDP Mangrove dan Tukar Guling Lahan Tertunda

balitribune.co.id I Denpasar - Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (4/5/2026), terpaksa ditunda. 

Penyebabnya, pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID) tidak memenuhi undangan rapat yang sedianya membahas polemik tukar guling lahan mangrove serta dugaan pembabatan mangrove di kawasan proyek mereka.

Baca Selengkapnya icon click

Kelas Ambruk, Siswa SDN 3 Sembung Gede Belajar Daring

balitribune.co.id I Tabanan - Sebagian murid SDN 3 Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, terpaksa menjalani kegiatan belajar secara daring pasca-ambruknya bangunan kelas pada Kamis (30/4/2026). Keputusan ini diambil guna menjamin proses belajar tetap berjalan meskipun fasilitas sekolah mengalami kerusakan berat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.