Pariwisata Belum Pulih, Usaha Rintisan Kuliner Didorong Bangkit | Bali Tribune
Bali Tribune, Senin 30 November 2020
Diposting : 19 October 2020 19:43
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune / KULINER - Sejumlah produk kuliner yang dipamerkan para usaha rintisan untuk menarik para investor.

balitribune.co.id | DenpasarMenyikapi kelesuan ekonomi di Tanah Air, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak para pelaku ekonomi kreatif di Bali yang terdampak pandemi Covid-19 bisa mendapatkan fasilitasi akses pembiayaan usaha rintisan bidang kuliner. Sejak tahun 2016, Kemenparekraf telah menginisiasi kegiatan usaha rintian kuliner untuk bisa berkembang lebih baik. 

Industri kuliner memiliki peluang besar untuk berkembang ditengah pandemi Covid-19. Bahkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menginisiasi para pelaku usaha rintisan kuliner lebih produktif dan kreatif untuk memaksimalkan potensi yang ada.

Pelaku ekonomi kreatif bidang kuliner merupakan aset bangsa yang sangat besar meski dalam situasi pandemi Covid-19. Namun demikian menurut Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf, Hanifa Makarim beberapa waktu lalu di Denpasar, kelemahan sebagian besar pelaku usaha ada disisi investasi, termasuk laporan keuangan yang belum sangat dipahami.

Adapun besar investasi yang dibutuhkan per kategori usaha tersebut berbeda, tergantung tingkat kebutuhan usaha yang dijalankan. Menyikapi kondisi ini, Kemenparekraf berupaya memberikan pendampingan melalui forum pelaku usaha rintisan kuliner untuk mendapat akses permodalan sekaligus akses pemasaran.  Hal ini pun menjadi angin segar bagi para pelaku usaha rintisan untuk tetap berjuang dalam ujian kondisi pandemi saat ini.