Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Parkir Ruwet, Jalan Diponegoro Segera Terapkan Parkir Elektronik

Bali Tribune / RAKOR - Pj Bupati Ketut Lihadnyana pimpin rakor TP2DD Kabupaten Buleleng, Rabu (11/1).

balitribune.co.id | SingarajaRuwetnya sistem parkir di Jalan Diponegoro Singaraja menjadi sorotan Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana. Ia menyebut di lokasi tempat keberadaan Pasar Anyar itu akan segera ditertibkan melalui sistem parkir elektronik sekaligus akan memperindah wajah Kota Singaraja.

Selain menggandeng pedagang maupun sektor pariwisata melalui DTW (Daya Tarik Wisata) akan diberlakukan kondisi yang sama. Penataan itu merupakan upaya inovasi untuk mengintensifkan transaksi keuangan digital di Kabupaten Buleleng dan termasuk sebagai salah sau cara untuk mempertahankan perolehan predikat terbaik sebagai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Terbaik Wilayah Jawa-Bali.

Ketut Lihadnyana menyampaikan itu usai memimpin rapat koordinasi terkait TP2DD Kabupaten Buleleng, Rabu (11/1). ”Jalan Diponegoro jangan sampai mengganggu wajah Kota Singaraja. Kita akan tertibkan tanpa mengesampingkan suasana dan tradisi pedagang disana. Selain itu juga akan mengoptimalisasikan pendapatan daerah dari pungutan pajak DTW.Kita buatkan sistem parkir berbasis elektronik juga. Kami mohon dukungannya,” kata Lihadnyana.

Menurutnya, hasil penilaian Pemerintah Pusat bahwa Kabupaten Buleleng telah menerapkan TP2DD dengan sangat baik, hingga dianugerahi peringkat pertama untuk wilayah Jawa Bali 2022 harus dipertahankan. Atas keberhasilan itu, Lihadnyana akan mengintegrasikan program TP2DD dengan upaya-upaya penanganan inflasi di Kabupaten Buleleng. Oleh karena itu dalam beberapa waktu kedepan akan diadakan Higt Level Meeting Inflasi (HLMI) sekaligus laounchingnya, dimana TP2DD di dalamnya mencakup mode elektronifikasi transaksi keuangan. ”Nanti pada HLM inflasi kita akan adakan launching TP2DD yang didalamnya ada elektronifikasi transaksi keuangan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Lihadnyna mengatakan, TP2DD menawarkan kepada masyarakat bahwa berkenaan dengan transaksi keuangan digital itu di kelola secara transparan, akuntable dan terbuka. Tidak akan ada lagi transaksi manual yang cukup berpotensi menyebabkan kebocoran. Jadi tidak lagi system manual yang kita harapkan, karena kalau dengan system manual kemungkinan tingkat kebocoran itu akan tinggi,” ucap Lihadnyana.

Dijelaskan, transaksi dengan system digital sebagai salah satu wujud percepatan dan perluasan digitalisasi khususnya didalam transaksi elektronik. Dimana untuk di Buleleng sendiri system ini agar terus dikembangkan meskipun tahun lalu mendapat predikat baik dari pusat. “Kami akan berupaya dan terus mendorong stakeholder terkait dari unsur pemerintah dan perbankan agar mampu berinovasi menciptakan kanal digitalisasi,” tandasnya.

wartawan
CHA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.