Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasang GeNose C19 di Tempat Wisata, Badung Andalkan Bantuan Pihak Ketiga

Bali Tribune/ MENCOBA - Alat GeNose sudah mulai digunakan di DTW kawasan luar Pura Uluwatu. Nampak, Bupati Giri Prasta sedang mencoba alat GeNose bantuan dari BPD Bali



balitribune.co.id | Mangupura  - Seluruh Daya Tarik Wisata (DTW) di Kabupaten Badung akan dipasangi alat GeNose C19 untuk alat deteksi dini Covid-19. Namun, sayangnya karena jumlah GeNose C19 masih terbatas belum semua DTW bisa dilengkapi alat buatan UGM ini.
 
Sementara baru DTW kawasan luar Pura Uluwatu saja yang dilengkapi GeNose. Sementara DTW lainnya Pemkab Badung masih menunggu bantuan CRS dari pihak ketiga.
 
“Iya, rencana semua DTW yang bekerjasama dengan Pemkab Badung akan dipasangi GeNose,” ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata Badung Cok Raka Darmawan, Selasa (18/5).
 
Ada enam DTW yang bekerjasama dengan Pemkab Badung, yakni  Uluwatu, Pantai Labuan Sait, Pantai Pandawa, Sangeh, Taman Ayun, dan Air Terjun Nung-nung. Alat pendeteksi dini Covid-19 ini akan diprioritaskan di kawasan tersebut guna memastikan wisatawan yang berkunjung aman dari penyebaran Covid-19.
 
“Ada enam daya tarik yang bekerja sama. Jadi kalau Pemkab memiliki program pasti lebih diprioritaskan untuk melengkapi fasilitas yang ada di sana,” katanya.
 
Saat ini diakui baru DTW kawasan luar Pura Uluwatu yang dilengkapi alat ini. Untuk DTW yang lain akan menyusul setelah GeNose ada. “GeNose ini bantuan pihak ketiga, yaitu dari BPD Bali, bukan pengadaan Pemda, jadi kami sifatnya menunggu (menunggu bantuan, red) dari penyumbang,” tegasnya.
 
Berapa GeNose dipasang tiap DTW? Asisten III Setda Badung ini menyatakan untuk jumlah masing-masing DTW sementara akan disesuaikan dengan jumlah bantuan GeNose yang diterima. Saat ini pihaknya belum bisa memastikan jumlah per DTW lantaran sangat bergantung dari jumlah bantuan.
 
“Yang jelas enam DTW itu prioritas. Cuma berapanya tergantung jumlah alat yang datang,” terangnya.
 
Termasuk mengenai DTW mana yang akan dipasangi duluan, pejabat asal Puri Ubud, Gianyar ini juga mengaku masih menunggu arahan dari Bupati Badung. “Untuk pemasangan selanjutnya tentu kami akan meminta arahan Pak Bupati,” tegas Cok Darmawan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam pengisian GeNose ini Pemkab Badung hanya sifatnya membantu memasang saja. Selanjutnya untuk pemeliharaan akan diserahkan kepada pengelola DTW.
 
“Kami hanya memfasilitasi pengadaannya saja, nanti untuk pengelolaannya tentu dari masing-masing DTW sendiri,” tukasnya.
wartawan
I Made Darna
Category

Pemkab Tabanan Wajibkan Pegawai Absen Pakai Koordinat Rumah Saat WFH

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan mewajibkan ASN melakukan absen sesuai koordinat lokasi rumah saat Work From Home (WFH).

Upaya ini dilakukan untuk mencegah WFH disalahgunakan menjadi libur panjang tiap akhir pekan. Aturan ketat ini diberlakukan untuk memastikan pegawai tetap menjalankan tugas dinasnya dengan produktivitas tinggi meski bekerja dari rumah setiap Jumat.

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Bangli Warning ASN, Wajib Melaporkan Kinerja Saat WFH

balitribune.co.id I Bangli - Memasuki kali kedua pelaksanaan Work From Home (WFH) yang dilaksanakan setiap hari Jumat, Pemkab Bangli mengeluarkan warning kepada pimpinan OPD dan ASN. Pasalnya  WFH tidak serta merta ASN libur. Melainkan tetap bekerja dari rumah. Demikian ditegaskan Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, Kamis (16/4/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disnaker Gelar Job Fair di Alun-Alun Kota Gianyar, Diikuti 21 Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Dalam rangka Pekan Budaya Gianyar sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Gianyar ke-255 Tahun 2026, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Job Fair Tahun 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kota Gianyar pada 12 hingga 19 April 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Muncul Kavlingan di Subak Jro Kuta Kawan, Bendesa Sangkanbuana : Tak Ada Izin

balitribune.co.id I Semarapura - Aktivitas pembagian lahan atau kavlingan yang muncul di kawasan Subak Jro Kuta Kawan, Desa Adat Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung, memicu kekhawatiran berbagai pihak. Lahan yang sebelumnya dikenal sebagai sawah produktif kini mulai dipetakan dan dipasarkan, menimbulkan dugaan potensi alih fungsi lahan pertanian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.