Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasar Bunga Gumitir Lesu, Petani Tunggu Momen Dekat Perayaan Galungan

Bali Tribune/ GUMITIR - hamparan tanaman bungaa gumitir di Desa BBEsakih, Rendang, Karangasem.
balitribune.co.id |  Amlapura - Dua pekan menjelang perayaan Galungan, petani bunga di Karangasem masih berharap-harap cemas. Pasalnya, sampai saat ini harga bunga di pasaran belum ada tanda-tanda kenaikan dan cendrung malah turun, utamanya bunga Gumitir yang menjadi primadona andalan petani di Karangasem.
 
 Bunga gumitir banyak ditanam atau dibudidayakan oleh petani di lereng Gunung Agung, tepatnya di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem. Hampir sebagian besar petani di desa ini beralih menanam bunga gumitir. I Wayan Putra, salah satu petani di Desa Temukus, Besakih, kepada koran ini di lahan bunga miliknya, Selasa (4/2), mengatakan jika sampai saat ini belum ada pesanan bunga dalam jumlah besar baik dari pengepul maupun dari pedagang di pasar. “Sejauh ini belum ada peningkatan pesanan bunga, mungkin Galungan masih jauh. Saat ini harga bunga gumitir malah turun, Pak,” ungkapnya.
 
Saat ini harga bunga gumitir yang awalnya sebesar 40 ribu rupiah perkilogram, malah turun menjadi 35 ribu rupiah perkilonya. Namun demikian dia dan petani lainnya tetap merawat tanaman bunganya seperti biasa agar mendapatkan hasil panen yang bagus. Mengurus bunga gumitir kata dia harus telaten, utamanya menjaga agar rumput disekitar lahan bungan tidak tumbuh dan merambat, sehingga mengganggu pertumbuhan bunga. “Kita lakukan penyemprotan obat agar rumput tidak tumbuh disekitar tanaman bunga, termasuk menjaga bungan dari gulma,” tandas Wayan Putra.
 
Biasanya saat bunga sedang mahal harga perkilonya bisa mencapai 50 ribu rupiah perkilonya, utamanya saat hari raya dan upacara-upacara besar dimana saat itu permintaan bunga cukup tinggi untuk kebutuhan pembuatan sesaji. “Kami biasanya menjual bunga ini ke Pasar Klungkung, berapapun kami bawa kesana pasti laku dan habis terjual,” sebutnya. 
 
Artinya memang sebagian besar petani di Besakih jarang menjual bunga langsung ke pembeli. Untuk sekali panen dia dan petani lainnya, bisa mendapatkan hingga 200 kilogram bunga gumitir, dan seluruhnya di drop ke Pasar Klungkung. Dan mendekati perayaan Galungan nanti dia dan petani lainnya berharap harga bunga gumitir bisa meningkat atau paling tidak harganya stabil yakni di kisaran 40-45 ribu rupiah perkilogramnya. 
wartawan
Husaen
Category

Jelang Galungan, Bunga Pecah Seribu Langka

balitribune.co.id I Denpasar - Menjelang Hari Suci Galungan, berbagai kebutuhan hari raya umat Hindu di Bali ini kian mengalami kenaikan harga hingga kelangkaan pasokan di pasar tradisional. Salah satunya bunga pecah seribu yang diakui para pedagang di sejumlah pasar tradisional mendekati Galungan ini mengalami keterbatasan pasokan dari petani.

Baca Selengkapnya icon click

D’Youth Fest 6.0 Tampil Berbeda, BKraf Denpasar Perkuat Ruang Kreativitas Anak Muda

balitribune.co.id I Denpasar - Badan Kreatif Denpasar (Bkraf Denpasar) kembali menghadirkan D’Youth Fest 6.0 sebagai ruang ekspresi generasi muda yang tahun ini tampil dengan konsep lebih kolaboratif, produktif, dan berdampak. Tidak hanya menghadirkan hiburan dan panggung kreativitas, D’Youth Fest 6.0 dirancang menjadi ruang bertemunya ide, jejaring, hingga peluang pengembangan kapasitas anak muda.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Stok Babi Jelang Galungan di Badung Dipastikan Aman, 172 Petugas Diterjunkan Awasi Kesehatan Ternak

balitribune.co.id I Mangupura - Menjelang Hari Raya Galungan, Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung memastikan ketersediaan stok babi untuk kebutuhan masyarakat dalam kondisi aman dan mencukupi. Fokus pengawasan saat ini tidak hanya pada ketersediaan stok, tetapi juga memastikan ternak yang akan dikonsumsi masyarakat bebas dari penyakit, khususnya African Swine Fever (ASF).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ratusan Pelajar Ramaikan OMIA 2026 di Bali untuk Sebarkan Nilai Olimpiade

balitribune.co.id I Badung - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) kembali menghadirkan program Olympic Movement in Action (OMIA) 2026 yang digelar di kawasan Bali Collection, Nusa Dua, Bali. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan NOC Indonesia dalam mempromosikan nilai-nilai Olympism sekaligus memperkuat budaya olahraga di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Asian OWS Championship 2026, Perenang Indonesia Belum Mampu Bersaing

balitribune.co.id I Badung - Dua perenang open water swimming (OWS) Indonesia, Moch. Akbar Putra Taufik dan Sang Arka Ning Jaladri Prawatya masih belum mampu bersaing dengan perenang-perenang Asia lainnya pada hari pertama Asian Open Water Swimming (OWS) Championship ke-12 nomor 5 kilometer.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.