Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca Kebakaran, Pasar Desa Adat Bona dibuka Januari

Bali Tribune / RAMPUNG - Pembangunan Pasar Adat Desa Bona, Blahbatuh telah rampung 90 persen

balitribune.co.id  | Gianyar - Hampir dua tahun Pasar Adat Bona direlokasi lantaran Kebakaran hebat, kini para pedagang dan masyarakat bisa berbangga dengan pasarnya yang baru dan megah. Dipastikan Pasar berarsitektur style Bali ini akan dibuka Awal tahun mendatang. Tidak hanya bangunan yang megah, prajuru Adat setempat juga akan menerapkan sistem manajemen profesional di pasar ini.

Areal Pasar Adat Bona yang dua tahun ini terlihat puing kebakaran, kini sudah terlihat tertata kembali.  Sebuah gedung baru dan megah berdiri dan kini masih ada beberapa proses finishing. Jro Bendesa Adat Bona, I Gusti Nyoman Yasa mengatakan, saat ini proyek revitalisasi pasar sudah mendekati finishing, hanya tinggal melakukan pembersihan, pemasangan pintu dan sebagainya. Total anggaran yang digunakan sekitar Rp 2,4 miliar. Kata dia, pedagang akan pindah ke pasar baru ini pada Januari 2021.

Disebutkan, Proses pembangunan Pasar ini sangat memuaskan. Tidak hanya dirasakan pedagang tetapi juga masyarakat. Sebab bangunan tersebut megah, dan menjadi salah satu ikon di Desa Bona. Dia mengungkapkan, sebelum pasar terbakar, pasar tersebut dibuat secara swadaya, karena itu bangunannya biasa-biasa saja, bahkan terkesan kumuh. Tak hanya itu, bangunannya pun sempit, sehingga para pedagang sampai berdesakan. Namun saat ini sudah terjadi perluasan, penambahan kios, dan saat ini terdapat lahan parkir yang lapang.

Melihat perubahan ini, pihaknya akan mengelola pasar tersebut secara profesional. Karena itu, sebelum pasar beroperasi, pihaknya akan studi ke pasar-pasar yang sudah maju. Adapun hal penting yang harus dipelajari, kata dia, mulai dari pengaturan pedagang, jam buka, sistem kontrak dan sebagainya. "Kami akan belajar dari pasar-pasar yang sudah maju. Bangunan Baru, manajemennya pun harus profesional," tandasnya.

Terkait pedagang yang akan diberikan tempat di pasar baru ini, Gusti Yasa akan mengutamakan pedagang sebelumnya yang berjumlah sekitar 50 orang. Namun ia tak menampik terdapat banyak pedagang luar desa yang tertarik berjualan di pasar ini. Namun saat ini ia belum bisa memutuskan apakah akan menerima pedagang dari luar desa atau tidak.  Karena  dimasa pandemi, banyak masyarakat menjadi pedagang. “ terkaiat penambahan pedagang, kami juga akan pertimbangkan pedagagg dadakan ini.  Pedagang yang sudah pasti diterima di pasar baru ini adalah pedagang yang sudah berjualan saat pasar ini ludes terbakar," tegasnya.

Pihaknya menegaskan, pengelolaan pasar ini nantinya tidak berorientasi bisnis adat atau desa adat tidak melihat pasar ini sebagai ladang penghasilan. Namun keberadaan pasar ini, kata dia, hanya sebagai tempat perputaran ekonomi. Sebelumnya, pihaknya mengaku tidak menjadikan pasar sebagai ladang bisnis. Namun hanya bertujuan supaya roda ekonomi di Bona bisa berjalan. “ Kali ini tentunya akan kami jadikan salah satu sumber pendapatan Desa Adat,” pungkasnya. 

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.