Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Patung Raksasa Bung Karno Digarap dari Anyaman Bambu

Bali Tribune / Bagian patung anyaman bambu Soekarno berukuran raksasa

balitribune.co.id | GianyarLanggengnya sandang gudang seniman untuk Kabupaten Gianyar terus menyambung ditangan seniman-seniman muda kreatif dan inovatif. Seperti halnya inovasi seniman Agus Eri Putra (35), asal Banjar Kelingkung, Lodtunduh, Ubud ini. Kali ini Agus memilih sang Proklamator Sukarno sebagai objek karyanya. Tidak tanggung patung anyamannya berukuran raksasa sehingga harus digarap dengan sistem knockdown

Pembuatan patung yang berketinggian 19 meter dsngan lebar 55 meter ini dibuat di Bale Banjar Kelingkung. "Karya ini saya buat atas pesanan bapak Made Ardana dan Made Nano dari Tegallalang," ungkapnya.

Disebutkan, penggarapan anatomi tubuh Bung Karno sudah rampung 100 persen. Dimana saat ini tinggal menunggu jadwal pengangkutan dan lanjut penyatuan bagian-bagian patung di lokasi. "Selama proses pengerjaan, saya dibantu oleh 15 orang seniman muda di Desa Lodtunduh. Anyaman sebagai bahan dasar patung ini, dilakukan oleh para orang tua dengan sistem kerja rumahan," terangnya.

Meski sudah menggarap  banyak karya, pematung  anyaman bambu ini mengaku jika patung anyaman Bung Karno ini, paling sulit. Kesulitannya pada bagian-bagian tubuh. Terlebih, gambaran sosok proklamator ini diketahui hampir seluruh rakyat Indonesia. Sehingga, anyaman yang benar-benar menyerupai Bung Karno. Baik postur tubuh, mimik muka dan sebagainya.     

"Saya harus banyak melihat refrensi perwajahan Bung Karno. Sedikitnya ada 50 foto saya jadikan perbandingan," pungkasnya.

wartawan
ATA

Rem Blong di Pecatu, Truk Kontainer Tabrak Molen, Satu Sopir Tewas Tergencet

balitribune.co.id | Kuta - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Padang Padang-Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa malam (27/1) sekitar pukul 23.00 WITA. Truk kontainer diduga mengalami rem blong dan menabrak truk molen, menyebabkan sopir truk kontainer tewas di lokasi kejadian. Evakuasi para korban pun berlangsung dramatis. Pasalnya, kedua sopir tergencet kendaraannya masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click

Akses Kesehatan Masyarakat Diperkuat, Tabanan Raih Penghargaan UHC 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa, (27/1). Penghargaan diterima Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Awali 2026, BNN Bali Ungkap Jaringan Ganja Lintas Provinsi Sumatera – Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Mengawali tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dua jaringan narkotika lintas provinsi Palembang-Bali. Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti ganja dalam jumlah besar.

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi LPD Butuh SDM Unggul

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi desa adat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Kartika Jaya Seputra, saat membuka kegiatan Pra-Asesmen LPD di Denpasar, Senin (26/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta pada tahun 2026 untuk asuransi pohon perindang. Program ini mencakup 15.863 batang pohon yang tersebar di sepanjang jalan protokol di bawah pengelolaan DLHK Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.