Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pekenan Lais Meseluk Diikuti 40 UMKM

PKK
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar IA Selly Dharmawijaya Mantra, meninjau Pekenan Lais Meseluk, Kamis (22/6) di Taman Kota Lumintang Denpasar.

BALI TRIBUNE - Pemkot Denpasar melalui Kecamatan Denpasar Utara menggelar Pekenan Lais Meseluk, di Taman Kota Lumintang Denpasar, Kamis (22/6). Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan membangkitkan wirausaha muda Kota Denpasar.

Kegiatan yang direncanakan berlangsung hingga Minggu 25 Juni mendatang ini dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ida Ayu Selly Dharmawijaya Mantra, bersama Asisten II Sekda Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta, Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Denpasar, Kerti Rai Iswara.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta mengatakan, Peken Lais Meseluk ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sehingga kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Program Pekenan Lais Meseluk dilaksanakan di setiap kecamatan di Kota Denpasar yang menunjukan potensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada. “Dari hasil evaluasi kegiatan Pekenan Lais Meseluk manfaatnya cukup besar khususnya meningkatkan perekonomian,” ujarnya.

 Lebih lanjut dikatakan, untuk meningkatkan perekonomian berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar salah satunya adalah pembinaan kepada UMKM, serta menjaring wirausaha muda setiap tahunnya. “Melalui Pekenan Lais Meseluk diharapkan dapat memberikan peningkatan ekonomi, serta menggali potensi yang ada di Kota Denpasar khususnya pelaku ekonomi yang tumbuh besar,” harapnya.

Sementara Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra mengatakan, Wirausaha yang memiliki ijin di Kecamatan Denpasar Utara sebanyak 992 orang. Namun dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan sebanyak 40 UMKM, mulai dari kuliner, hingga berbagai produk kerajinan. Dengan mengikuti Pekenan Lais Meseluk ini pihaknya berharap para wirausahawan bisa bangkit mulai diri sendiri, serta mampu menumbuhkan ekonomi kerakyatan.

Salah satu UMKM Ni Made Widiani mengatakan, kesempatan mengikuti kegiatan Pekenan Lais Meseluk ini, pihaknya bisa mempromosikan usaha kuliner yang sedang dirintis saat ini. Ia mengaku menjual pepes, tipat santok, sayur serombotan dan rujak yang diharapkan dapat dinikmati pada pengunjung.

“Untuk bisa berwirausaha yang baik, pihaknya sudah mencari ijin di Kecamatan Denpasar Utara. Proses mencari ijin yang dilakukan sangat mudah, cepat dan gratis. Dengan memiliki ijin pihaknya selalu di undang untuk mengikuti kegiatan Pekenan Lais Meseluk maupun kegiatan bazar,” ujarnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click

WFH Jumat di Denpasar, Layanan Publik Tetap Normal

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat mulai 10 April 2026. Meski demikian, seluruh sektor pelayanan publik dipastikan tetap beroperasi normal di kantor (Work From Office/WFO) guna menjamin kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.