Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelaku Pariwisata Yakinkan Destinasi Gili Trawangan Berangsur Normal

RECOVERY - Sejumlah biro perjalanan wisata diundang oleh Kementerian Pariwisata untuk melihat secara langsung recovery di Gili Trawangan

BALI TRIBUNE - Pasca gempa pada Agustus 2018 lalu, kondisi Gili Trawangan yang merupakan destinasi utama di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini semakin membaik. Pulau yang sempat ditinggalkan oleh penduduk dan wisatawan pasca musibah gempa itu, kini telah kembali dikunjungi wisatawan asing untuk menghabiskan masa liburan. Sales Manager Hotel Vila Ombak, Jen Arlin saat ditemui rombongan famtrip NTB Bangkit yang didukung oleh Kementerian Pariwisata, Sabtu (10/11) menceritakan bahwa setiap tahunnya trennya momen musim liburan di Gili Trawangan berlangsung pada awal Juli-September. Kemudian, libur panjang akhir tahun dimulai pertengahan Desember hingga awal Januari. Ketika memasuki dua periode musim liburan (high season) tersebut, okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di Gili Trawangan mencapai 100 persen bahkan hingga kekurangan persediaan kamar.  "Dari Juli sampai awal September di Gili Trawangan itu high season okupansi 95 sampai 100 persen. Saat gempa semua wisatawan ketakutan dan meninggalkan Gili. Padahal waktu itu di destinasi ini sedang high season. Pasca gempa pariwisata anjlok," ungkap Arlin.  Saat gempa terjadi, sekitar 3000 wisatawan yang didominasi turis asing sedang berada di Gili Trawangan. Beberapa hari setelah peristiwa itu, hotel-hotel pun ditutup tidak melakukan penjualan kamar. "Hotel ditutup sampai akhir Agustus. Kemudian setelah melakukan perbaikan karena 30 persen mengalami kerusakan akibat gempa, mulai awal September hotel kembali dibuka menerima wisatawan," tuturnya sembari mengenang peristiwa gempa tersebut.  Hingga sekarang pun, proses recovery atau pemulihan masih berlangsung di pulau yang menggunakan moda transportasi cidomo itu. Arlin menceritakan, ketika hotel tersebut dibuka untuk kunjungan wisatawan, pihak manajemen memberikan potongan diskon 75 persen dari tarif normal. Hal ini guna menarik minat wisatawan untuk kembali melakukan aktivitas wisata di Gili Trawangan.  Setelah memasuki Oktober 2018, diskon menginap pun mulai dikurangi menjadi 10-15 persen. Selama dibuka pada September, okupansi hanya mencapai 20 persen. Namun, November ini berangsung-angsur naik menjadi sekitar 30-40 persen yang diperkirakan akan berlangsung hingga Desember. "Itu masih rendah. Jadi masih butuh dukungan. Dari sisi okupansi belum sesuai harapan," cetusnya.  Meski demikian, pihaknya tetap bersyukur karena masih ada turis yang datang walau jumlahnya masih sedikit. Namun tampaknya semakin menunjukkan tren positif. Saat ini (pasca gempa), turis yang datang dan menginap di Gili Trawangan adalah wisatawan asing yang didominasi dari Australia dan Eropa. Sedangkan turis domestik hanya datang melakukan one day trip/tidak menginap. "Sekarang ini turis asing yang ke Gili Trawangan datangnya dari Bali naik fastboat, ada yang booking online dan datang langsung baru pesan kamar. Mereka datangnya mandiri tanpa travel agent. Kami berharap dari travel agent akan segera membawa tamunya ke Gili Trawangan seperti sebelum gempa," harap Arlin.  Dia mengakui, terjadi penurunan lama tinggal wisatawan atau length of stay di destinasi ini. Biasanya pada kondisi normal, lama tinggal wisatawan mencapai 2 minggu bahkan sebulan. Namun sekarang ini turun menjadi 3-5 hari. Pihaknya pun belum mengetahui alasan penurunan length of stay dari wisatawan tersebut. "Tapi kalau tamu repeater (datang berulang kali) tetap masih lama tinggalnya di sini karena sadar itu kejadian alam. Repeater biasanya datang awal Juli sampai September," terangnya.  Arlin dan pemilik akomodasi lainnya di Gili Trawangan berharap pada libur akhir tahun 2018 ini okupansi dan kunjungan wisatawan dapat meningkat seperti kondisi normal. Okupansi pada libur akhir tahun 2017 lalu berkisar 95 persen dari periode 21 Desember hingga 5 Januari 2018. "Biasanya 3 bulan sebelumnya kami sudah mendapatkan bookingan 80 persen menjelang liburan akhir tahun. Sekarang masih 20 persen. Makanya kami masih promo besar-besaran. 31 Desember tetap mengadakan event dan promosi ke travel agent dan online. Ini lho Lombok, Gili Trawangan sudah bangkit, sudah tidak ada masalah," beber Arlin. Pemerintah pun kata dia sudah turut mendukung promosi pariwisata "NTB Bangkit" di luar negeri. Begitu pun tetap meyakinkan pihak travel agent yang kerap mendatangkan turis ke provinsi ini untuk kembali membawa wisatawan berlibur mengunjungi destinasi-destinasi di NTB.  "Seperti sekarang, travel agent berkunjung melihat secara langsung kondisi Gili Trawangan aman," ujarnya.  Arlin menambahkan bahwa sebelum gempa, karakteristik turis yang datang ke Gili Trawangan sekitar 40 persen ditangani oleh travel agent atau biro perjalanan wisata. Sedangkan sisanya datang melalui online booking. 

wartawan
Ayu Eka Agustini

Antisipasi Kebakaran Hutan, Camat Kintamani : Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

balitribune.co.id I Bangli - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Camat Kintamani, Ketut Erry Soena Putra, menghimbau agar masyarakat dan wisatawan  tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama saat musim kemarau. Himbauan  ini disampaikan menyusul kondisi kawasan Kintamani yang mulai kering dan rawan terjadi kebakaran. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengujian Kapasitas Mesin RDF di TPST Mengwitani, Bupati Pastikan Pengolahan Sampah di Badung Berjalan Optimal

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis teknologi sebagai bagian dari komitmen mewujudkan sistem persampahan yang lebih efektif dan berkelanjutan. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui pengujian kapasitas mesin Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mengwitani, pada Selasa (18/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Peringati HUT ke-81 RI, Pemkab Karangasem Gelar Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I ​Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar Upacara Pelepasan Pelacakan/Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (15/8/2026) di Lapangan Dusun Pemuteran, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

AI Undiksha Baca Gelombang Otak untuk Petakan Emosi Manusia

balitribune.co.id I Singaraja - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) memperkenalkan riset kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengolah aktivitas listrik otak untuk mengenali kondisi emosi manusia. Teknologi tersebut dipamerkan dalam Buleleng Digital Expo (BDE) di RTH Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Rabu (19/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Musim Kemarau, Produksi Garam Tradisional di Pantai Yeh Malet Meningkat

balitribune.co.id I Amlapura - Musim kemarau dan cuaca yang cukup panas yang terjadi saat ini sangat sangat menguntungkan bagi produksi garam petani di Pantai Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem dan wilayah sentra produksi garam lainnya di Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.