Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelaku Wisata Lokal di Teluk Gilimanuk Tak Akan Tergeser

Bali Tribune/Pertemuan investor dengan pemilik perahu wisata lokal.

balitribune.co.id | NegaraSetelah sempat mempertanyakan rencana pengembangan pariwisata dikawasan Teluk Gilimanuk, para pelaku wisata lokal yang sebelumnya belum pernah diajak duduk bersama oleh investor terkait pembangunan wahana air akhirnya mendapat angin segar. Setelah bertemu dengan pemilik perahu penyedia jasa transportasi wisata Senin (8/4), pihak investor memastikan tidak akan menggeser keberadaan pelaku wisata lokal yang sudah ada selama ini.

Dalam pertemuan yang berlangsung diselasa-selaGround Beraking Aqua Dreamland Gilimanuk tersebut, para pemilik perahu penyedia jasa transportasi wisata di Kawasan Teluk Gilimanuk ini mengatakan belum mengetahui secara pasti mengenai pembangunan wahana air tersebut. Salah seorang pemilik perahu, Jamalam Siburian mengatakan saat ini ada ada 16 perahu yang beroprasi melayani jasa wisata di Teluk Gilimanuk, “kami dari Pokmaswas, Pokmas Agung Lestari, Wisata Tirta, Pokdarwis dan bergabung dalam Paguyuban Transportasi Teluk Gilimanuk. Tapi belum pernah disosialisasikan sehingga ada pertanyaan karena tidak ada kejelasan. Kami mohon ada kepastian atas keberadaan kami ini hitam diatas putih” ungkapnya.

Begitupula Anggota DPRD Jembrana, I Wayan Renteb juga meminta pihak investor bisa memperhatikan nelayan yang kini beralih menjadi pelaku wisata di Teluk Gilimanuk tersebut. “Kami harap bisa rembug bersama sehingga tidak justru merugikan masyarakat lokal. Wahana air ini kami harap bisa membuat masyarakat kami disini tersenyum” tegas Anggota Komisi C ini. Direktur Utama PT Ecomarien Indo Pelago, Yudiansah Yosal menyatakan pihkanya selaku pemilik wahana air terbesar didunia yang akan dibangun di Teluk Gilimanuk ini dari awal tidak akan menggeser jasa wisata lokal yang sudah ada karena yang lebih tahu situasi dan kondisi setempat adalah warga lokal sehingga banyak paket wisata yang akan bisa dijual bersama.

“Kami tidak akan mengganggu piring makan dan priuk bapak-bapak, tapi kami akan menambah lauknya. Kami memang akan pakai perahu nelayan disini dan tidak akan mendatangkan perahu. Kami gunakan perahu masyarakat. Kami juga tidak berikan perahu dari luar ikut beroprasi. Kami tidak mau ada perahu siluman. Semuanya nanti satu pintu, dari karcis itu tidak ada pengurangan. Kami tidak mepekerjakan penyelam dari luar. Kami mengutamakan pedagang yang sudah ada.” jelasnya.

Selain wisata air, pihaknya didarat juga akan membangun Gilimanuk Town yang akan dilengkapi dengan wahana bermain. “masih menunggu ijin, ini tinggal beroprasi saja. Karyawan 90 persen kami rekrut warga lokal.” ujarnya.

Usai pertemuan antara pemilik perahu penyedia jasa transportasi wisata di Kawasan Teluk Gilimanuk ini dengan pihak investor ini, akhirnya disepekati 16 anggota Paguyuban Transporasi Teluk Gilimanuk  dijadikan mitra perusahaan dengan tiket perahu yang akan dijadikan satu dengan tiket masuk kawasan sehingga perusahaan tidak mengurangi ongkos perahu. Begitupula pajak dari aktifitas perahu akan ditanggung perusahaan. Yudiansah Yosal menargetkan wahana air terbesar didunia ini akan beroprasi saat liburan Juni mendatang. “target pasar kami mendatangkan kesenangan warga lokal. Wisatawan asing hanya bonus. Harga ekonomis terjangkau masyarakat” tandasnya. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Tukar Guling Mangrove PT BTID "Abu-abu", DPRD Bali Temukan Kejanggalan

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik tukar guling lahan mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai kembali mencuat. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengaku menemukan kejanggalan serius terkait klaim ketersediaan lahan pengganti oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), pengelola kawasan Kura-Kura Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Inisiatif 'Jaga Cita' Telkomsel Gelar TDEC 2026 di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Telkomsel melalui program Telkomsel Digital Empowering for Community (TDEC) yang berada di bawah inisiatif Telkomsel Jaga Cita, resmi menggelar kegiatan bertema “Digital Leadership & Innovation for the Future” di Aula SMAN 1 Tabanan, Jumat (17/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Telkomsel dalam memberdayakan komunitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong pemb

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Genjot "Length of Stay", Kawasan Wisata Poles Fasilitas Umum

balitribune.co.id | Mangupura - Konflik geopolitik global yang terjadi di Timur Tengah mendorong pengelola kawasan pariwisata di Indonesia untuk semakin meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan saat berwisata di Pulau Dewata khususnya di kawasan pariwisata internasional Nusa Dua di Kabupaten Badung dan kawasan pariwisata lainnya di Tanah Air.

Baca Selengkapnya icon click

Kartini Muda di Jalur Organik

balitribune.co.id | Tabanan - Ni Putu Meilanie Ary Sandi yang saat ini usia 22 tahun dan telah lulus perguruan tinggi (Sarjana) merupakan salah seorang petani muda di Kabupaten Tabanan. Kendati sempat merasa minder karena menjadi petani diantara teman-temannya yang sebagian besar memilih bekerja di sektor pariwisata, namun tidak pernah berkeinginan untuk berhenti bertani.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Hendak Kabur ke Jepang, Owner Arisan Twin TJ Dicegat Massa di Bandara Ngurah Rai

balitribune.co.id | Mangupura - Para penumpang pesawat di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai mendadak ramai. Seorang penumpang wanita bersama suaminya dicegat oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai korban penipuan arisan. Sebab wanita yang dicegat itu disebut sebagai owner Arisan Twin TJ yang diduga kuat hendak kabur ke Jepang. 

Baca Selengkapnya icon click

Operasional IPLT TPA Mandung Tidak Optimal, Layanan untuk Swasta Disetop Sementara

balitribune.co.id I Tabanan - Operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, saat ini sedang berjalan tidak optimal. Kondisi ini terjadi akibat sebagian besar kolam tertimbun longsoran sampah dalam beberapa tahun terakhir. 

Kondisi fasilitas yang tidak lagi memadai ini memaksa pengelola menghentikan sementara layanan bagi pihak swasta sejak tiga bulan terakhir. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.