Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemberlakukan Social Distancing, Antrean di Swalayan Justru Berjubel

Bali Tribune/ JAGA JARAK - Para pengusaha diminta atur antrean dan jarak antar pembeli saat melakukan transaksi di kasir.
Balitribune.co.id | Negara - Di tengah upaya pencegahan penyebaran virus corona yang kini tengah digencarkan, salah satunya melalui social distancing, justru aktiftas warga berbelanja di sejumlah pusat perbelanjaan seperti toko swalayan di Jembrana tatap ramai. Tidak jarang ditemui kerumunan warga di sebuah swalayan di kota Negara dan antrean cukup panjang. Situasi kepadatan di pusat perbelanjaan seolah mengabaikan imbauan keselamatan yang dikeluarkan pemerintah.
 
Melihat kerumunan warga di pusat perbelanjaan, membuat Bupati Jembrana I Putu Artha merasa gerah. Ia meminta dinas terkait lebih tegas dalam memberlakukan social distancing khususnya terhadap aktifitas di pusat perbelanjaan. Pihaknya langsung memerintahkan Kadis Koperindag Kabupaten Jembrana untuk melakukan sidak dan pemantauan dengan menyisir pusat-pusat perbelanjaan di Jembrana. Pihaknya menyayangkan masih ada pusat-pusat perbelanjaan yang belum menerapkan aturan yang juga diberlakukan untuk mengantisipasi penyebarang virus corona. "Tadi saat saya lewat di depan Pasar Negara dan swalayan, tampak warga berjubel berbelanja, tanpa ada yang mengatur. Tidak melakukan social distancing. Ini mengkhawatirkan. Karena itu saya minta dinas terkait lebih tegas," ungkap Bupati Artha, Senin (23/3).
 
Kepala Dinas (Kadis) Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Jembrana I Komang Agus Adinata mengakui pihaknya mendapat perintah langsung dari Bupati Jembrana. Perintah untuk sidak ke pusat-pusat perbelanjaan modern tersebut sudah ditindaklanjuti dengan menyisir sejumlah swalayan. Pihaknya langsung memberikan imbauan kepada para pengusaha ikut berperan aktif mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan sejumlah prosudur safety antisipasi covid-19.  
 
Selain mengatur antrean dan jarak antar pembeli di kasir swalayan maupun toko modern sehingga tidak berdesakan dan berjubel, penguasaha juga diharapkan menyediakan hand sanitizer di kasir. Langkah tersebut mendukukung upaya mencegah penyebaran virus corona. Pihaknya akan melayangkan surat kepada para pengusaha. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.