Pemerintah Belum Buka Pariwisata Bali, Sejumlah Persiapan Dilakukan Sambut Calon Wisatawan | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 28 Oktober 2020
Diposting : 10 June 2020 19:52
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune / OBJEK WISATA - Protokol kesehatan diberlakukan secara ketat bagi calon pengunjung yang akan memasuki objek wisata saat pariwisata Bali dibuka kembali
balitribune.co.id | Jimbaran - Sejak pemerintah pusat mewacanakan masyarakat untuk memulai hidup dengan tatanan normal baru atau New Normal, sejumlah destinasi wisata di Bali melakukan persiapan menghadapi era baru. Kehidupan era normal baru ini dilakukan untuk memulihkan perekonomian bangsa ditengah pandemi Covid-19. 

Pada era normal baru tersebut aktivitas masyarakat ditengah pandemi mulai dilonggarkan namun dengan mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat. Pengelola destinasi wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park pun tampak mempersiapkan tatanan normal baru ini. 

Pihak pengelola destinasi wisata di Bali optimis menyambut calon wisatawan di masa New Normal, kendati belum ada kepastian kapan pariwisata di Bali akan dibuka kembali. Mengingat semakin hari di pulau ini terjadi peningkatan kasus Covid-19. 

Meskipun demikian pengelola sejumlah objek wisata di Bali termasuk GWK Cultural Park bersiap membuka tempat wisatanya dengan sejumlah persyaratan protokol kesehatan New Normal. Sebagai salah satu ikon Pulau Bali, GWK yang berada di Kabupaten Badung telah dipersiapkan untuk memasuki tatanan normal baru.

Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Badung yang juga selaku Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa bersama tim beberapa waktu lalu secara langsung memantau kesiapan GWK Cultural Park dalam memasuki era normal baru. 

Berdasarkan pantauan, pihak GWK berupaya menerapkan protokol kesehatan secara menyeluruh. Para petugas frontliner maupun security tampak memakai masker dan face shield sesuai dengan protokol yang diterapkan. Penerapan physical distancing juga diimplementasikan mulai dari pembatasan penumpang shuttle bus, antrean di loket tiket dan loket kasir.

Selain itu, bagi calon wisatawan yang akan berkunjung nantinya diwajibkan melakukan pengukuran suhu tubuh, mengenakan masker serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Calon pengunjung juga dimudahkan untuk mencuci tangan dengan tersedianya booth hand sanitizer, tempat cuci tangan di setiap toilet dan beberapa lokasi strategis lainnya.

Dengan standar operasional prosedur yang berbeda-beda di masing-masing tempat wisata, Bali berpotensi menjadi proyek percontohan kawasan wisata pertama yang akan dibuka pada tatanan kehidupan New Normal. Namun hingga saat ini Pemerintah Provinsi Bali belum memberikan lampu hijau untuk membuka pariwisata Bali, kendati sejumlah objek wisata telah mempersiapkan protokol kesehatan di era normal baru