Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemerintah Dorong Standarisai Mutu Spa

Spa
Usaha Spa diharapkan penuhi standarisasi pelayanan

Ubud, Bali Tribune
Berdasarkan data direktori Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar sekarang ini tercatat sebanyak 215 usaha spa. Namun dari jumlah tersebut sebagian besar tersebar dan beroperasional di kasawan Ubud.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, A.A Dalem Jagadhita ketika ditemui di Ubud, Gianyar, beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa spa merupakan salah satu dari 13 lingkup usaha pariwisata. "Itu artinya Kemenpar menjadikan spa sebagai salah satu destinasi khusus dalam operasionalnya," ucapnya.
Dia menyatakan, karena spa tersebut menyangkut pemberian pelayanan jasa untuk pariwisata maka jenis usaha ini perlu memiliki standarisasi, terutama yang berkaitan dengan mutu produk, pelayanan, pengelolaan dan sertifikasinya kedepan.
Untuk menuju ke arah itu, dikatakan Dalem, maka ada instrumen yang harus dipenuhi diantaranya menyangkut pendaftaran usahanya. "Jadi ada suatu sinergi pengaturan antara standarisasi spa yang diatur dalam Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 24 Tahun 2014. Kemudian juga kita ikuti regulasinya melalui TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata) itu, dalam rangka kepastian hukum tentang keberadaan spa sesuai standarisasi yang mereka mampu penuhi," papar Dalem.
Standarisasi ini kata dia sangat penting karena menyangkut 2 aspek yaitu pertama aspek substansial. Melalui aspek tersebut kedepannya bagaimana usaha spa ini meningkatkan mutu layanan dan dalam pengelolaan bisa memberikan jaminan yang memadai bagi konsumen, khususnya wisatawan. "Kedua untuk memberikan kepastian hukum, itu dijadikan tolak ukur untuk memenuhi daya saing," sebutnya.
Dalam hal ini dia menyatakan, bahwa pemerintah pun berperan hadir untuk memberikan fasilitas penguatan instrumen perizinan. Tidak hanya dari sisi perizinan, begitu juga terkait peningkatan mutu produk.

"Mutu produk juga ada peran-peran pemerintah, satuan kerja yang berkaitan. Jadi kualifikasi SDM pariwisata tentu ada peran dinas tenaga kerja dan dinas kesehatan. Kalau pariwisata tentu ada dukungan dari berbagai satuan kerja," jelas Dalem.
Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gianyar, Gede Widarma Suharta mengungkapkan hampir 100 persen tenaga terapis spa di Gianyar telah tersertifikasi.

"Tidak hanya dilatih, kita juga berikan sertifikasi. Setelah dilatih kita sertifikasi. Angka pastinya tenaga spa yang tersertifikasi sekarang kami belum ada. Kalau yang bekerja di spa sekarang sudah hampir 100 persen tersertifikasi. Yang akan kita latih ini untuk pengembangan jika ada penambahan usaha spa baru dan permintaan jumlah personil. Itu yang kita latih dan sertifikasi," terangnya.

wartawan
ayu eka

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Landa Koperasi Sri Artaguna, Aset dan Empat Motor Hangus Dilahap Api

balitribune.co.id I Gianyar - Kebakaran melanda Koperasi Sri Artaguna di Banjar Adat Bayad, Desa Kedisan, Tegallalang, Selasa (21/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan koperasi beserta sejumlah aset di dalamnya, termasuk empat unit sepeda motor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Penyebab kebakaran masih didalami aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.