Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Malang Kunjungi Tabanan

Bali Tribune/ BERSAMA – Foto bersama peserta study banding dari Pemkab Malang usai pertemuan di Pemkab Tabanan.
balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, kunjungan kerja ke Pemkab Tabanan. Rombongan Pemkab Malang yang dipimpin Asisten Administrasi Umum Dra. Mursyidah diterima oleh Staf Ahli Bupati Tabanan bidang Kemasyarakatan dan SDM I Made Sudarya, Rabu (12/2), di Kantor Bupati setempat. 
 
Mursyidah mengatakan ingin menjadikan Pemkab Tabanan sebagai tempat studi replikasi, yakni dengan cara mempelajari sistem penata usahaan, administrasi dan pengelolaan surat dinas serta perubahan nomenklatur di Kabupaten Tabanan. Karena baginya sistem tersebut telah diterapkan dengan baik di Tabanan. “Dari hal inilah yang menjadi alasan kami untuk melakukan kunjungan, sehingga kembalinya kami bisa mendapatkan tambahan wawasan sekaligus motivasi dalam melakukan penyelenggaraan Pemerintah Daerah dan pembangunan di Kabupaten Malang,” imbuh Mursyidah. 
 
Made Sudarya mewakili Bupati Tabanan merasa bangga karena Tabanan telah dipilih sebagia pusat studi replikasi. “Terimakasih telah memilih Kabupaten Tabanan untuk di kunjungi dan dijadikan lokus dalam melaksanakan studi replikasi pelayanan penatausahaan ini,” ucapnya.
 
Dikatakannya, Kabupaten Tabanan memiliki luas terbesar di Provinsi Bali, yakni sekitar 20.596 hektar, dari total 75.464 hektar sawah di Bali. Sehingga Tabanan dijuluki Lumbung Pangannya Bali. Tidaklah heran kalau masyarakat Tabanan mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani, dan sangat mendukung perkembangan sektor pertanian di Tabanan. Meskipun begitu, Pemkab Tabanan tidak hanya memberikan dukungan moral kepada petani, tetapi juga memberikan fasilitas sarana produksi yang dianggarkan dalam APBD dan APBN melalui pokok-pokok kegiatan. Antara lain peningkatan infrastruktur, peningkatan sarana dan prasarana pertanian, penguatan modal, peningkatan produksi serta pengolahan dan pemasaran hasil pertanian.
 
Tabanan juga mengembangkan pariwisata berbasis pertanian, sehingga Kabupaten Tabanan benar-benar mewakili karakter masyarakat Bali yang agraris dengan mengedepankan kelestarian budaya. “Potensi alam merupakan andalan pariwisata di Kabupaten Tabanan dengan obyek wisata unggulan, diantaranya : Ulundanu Beratan, Pura Tanah Lot, dan pemandangan sawah  atau terasering di jatiluwih,” tambah Sudarya. 
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nutug Karya di Pura Dalem Batununggul, Merawat Bhakti dan Tradisi Warisan Leluhur

balitribune.co.id I Semarapura - Rangkaian upacara piodalan di Pura Dalem, Desa Adat Dalem Setra Batununggul, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Piodalan yang bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Matal menjadi momentum penting bagi krama dalam melaksanakan kewajiban adat dan keagamaan, Rabu (26/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Ayam Potong Naik, Kini Rp45.000 per Kilogram

balitribune.co.id I Denpasar - Harga daging ayam di pasaran belakangan mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp45.000 per kilogram. Normalnya daging ayam berada dikisaran Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari minimnya populasi ayam siap panen hingga meningkatnya permintaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.