Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemprov Bali Komit Bangun Keseimbangan Antar Sektor dan Antar Wilayah

INVESTASI - Forum Group Discussion (FGD) dengan tema memperkuat sektor ekonomi, industri dan investasi dalam memacu pertumbuhan ekonomi yang seimbang dan berkeadilan, di Ruang Cempaka, Kantor Bappeda Litbang Pemprov Bali, Selasa (25/9).

BALI TRIBUNE - Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen membangun keseimbangan baik keseimbangan antar sektor maupun keseimbangan antar wilayah di Bali. Penegasan tersebut disampaikan  Kepala Bappeda dan Litbang Provinsi Bali I Wayan Whiastana Ika Putra dalam sambutannya saat membuka Forum Group Discussion (FGD) dengan tema memperkuat sektor ekonomi, industri dan investasi dalam memacu pertumbuhan ekonomi yang seimbang dan berkeadilan, di Ruang Cempaka, Kantor Bappeda Litbang Pemprov Bali, Selasa (25/9). Lebih jauh dalam sambutannya, Ika Putra menyampaikan bahwasannya diangkatnya topik dalam  FGD kali ini tidak terlepas dari implementasi dari visi Nangun Sat Kethi Loka Bali, dimana visi tersebut diangkat dengan bertolak  dari berbagai isu strategis pembangunan daerah Bali, dimana isu yang paling mendasar adalah ketimpangan pembangunan baik antar wilayah maupun ketimpangan antar sektor. Ditambahkannya, berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik, bahwasannya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)  tahun 2017,68% bersumber dari sektor tersier  yaitu pariwisata, dan sisanya  sekitar 32% itu bersumber dari sektor sekunder diluar pariiwsata. Sehingga ketimpangan antar sektor masih cukup tinggi. Tidak hanya itu, ketimpangan pembangunan antar wilayah juga masih  terjadi dimana Bali bagian selatan tumbuh dan berkembang  dengan pesat namun disisi lain  Bali  bagian Timur dan Bali bagian Utara dapat dikatakan masih tertinggal. “Ketimpangan di berbagi sektor  inilah yang menjadi pusat perhatian kita,  pariwisata harus didorong tetapi jangan  dibiarkan timpang terus menerus, sektor lainnya  harus turut mengejar sehingga akan tercipta pertumbuhan ekonomi yang seimbang,  pertumbuhan antar sektor yang seimbang dan  pertumbuhan antar wilayah yang seimbang juga, “ imbuhnya. Ditambahkan Ika Putra dengan bertolak dari permasalahan ketimpangan tersebut, kedepannya Pemprov Bali berkomitmen untuk menyusun perencanaan pembangunan daerah untuk meminimalisir ketimpangan yang ada. Salah satunya ditempuh dengan melakukan kajian-kajian  dan   masukan dari  para ahli yang berkompeten sehingga nantinya akan didapatkan rumusan yang aplikatif  dan perspektif sehingga dapat memberikan solusi nyata dalam upaya mewujudkan pembangunan yang berkeseimbangan dan berkeadilan. FGD yang diikuti oleh Kepala OPD serta para pejabat di lingkungan Pemprov Bali ini dihadirkan sejumlah nara sumber diantaranya Dr.Ir. Himawan Hariyoga selaku  Perencana Madya dari Bapenas RI,  Prof. I Wayan Windia  seorang akademisi, ahli pertanian  dari Universitas Udayana  serta Prof. Dr I Wayan Ramantha, seorang akademisi,  ahli ekonomi  dari Universitas Udayana.

wartawan
Release
Category

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kinerja Moncer di 2025, Bank BPD Bali Perkuat UMKM dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional yang masih penuh tantangan, Bank BPD Bali menutup tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid. Pertumbuhan aset, kredit, serta penguatan inovasi layanan digital menjadi fondasi utama bank pembangunan daerah ini dalam menjaga fundamental bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.