Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penerbangan Internasional Masih Ditutup, Masyarakat Enggan Buat Paspor

Bali Tribune / Jamaruli Manihuruk

balitribune.co.id | DenpasarDi tengah masa pandemi atau adaptasi kebiasaan baru (New Normal), pelayanan keimigrasian baik di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Imigrasi Kelas l TPI Denpasar dan Kantor Imigrasi Kelas ll TPI Singaraja tetap berjalan seperti biasa. Tetapi pada saat ini dengan memperhatikan protokol kesehatan yang sangat ketat. Demikian disampaikan Kakanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk didampingi Humas Kemenkumham Bali I Putu Surya Dharma di Denpasar, Selasa (29/9).

Kata dia, untuk di Imigrasi Ngurah Rai pelayanan berjalan baik bagi warga negara asing (WNA) dan warga negara Indonesia (WNI) maupun di tempat pemeriksaan keimigrasian (TPI) di bandara. Pada dasarnya semua penurunan seperti pelayanan paspor yang pada hari normal melayani 70 sampai dengan 90 orang, saat ini hanya melayani 10 sampai dengan 20 orang di Imigrasi Ngurah Rai. Sedangkan untuk pemeriksaan di tempat pemeriksaan imigrasi di bandara mengalami penurunan drastis karena tidak ada penerbangan.

"Demikian juga di Imigrasi Denpasar pelayanan untuk paspor dan orang asing tetap buka tetapi tidak optimal karena banyak negara masih lock down. Sehingga penerbangan masih tutup, penurunan pelayanan di saat pandemi ini menurun hingga 70% di Imigrasi Denpasar," katanya.

Hal ini dikarenakan sebagian besar belum ada penerbangan ke luar negeri, sehingga masyarakat yang mengurus paspor Republik Indonesia belum banyak. Begitupun untuk layanan orang asing yang sebagian besar belum dibuka penerbangannya ke Indonesia. 

Lebih lanjut Jamaruli menyampaikan, untuk Imigrasi Singaraja tetap membuka pelayanan WNA seperti perpanjangan izin tinggal altus, pemerintah untuk bisa onshope. Sedangkan untuk WNI seperti permohonan dan penggantian paspor tetap dilayani. "Tentunya tetap ada penurunan signifikan karena pemohon untuk WNA hanya yang masih berada di Indonesia," ungkapnya. 

Saat ini di Kantor Imigrasi Ngurah Rai per unit ditugaskan 14 orang (dibagi menjadi 2 grup), per grup 7 orang. Begitupun diberlakukan sistem piket. Total 1 hari 34-36 orang yang standby di jadwal kerja masing-masing unit. Normalnya untuk 1 unit ada kurang lebih 60 orang yaitu dibagi menjadi grup keberangkatan 30 orang dan kedatangan 30 orang. 

Namun saat pandemi ini setiap grup dibagi menjadi 2 tim yang terdiri dari 15 orang untuk masing-masing tim.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Antisipasi Premanisme, Personel Polres Badung Sisir Kawasan Mengwi

balitribune.co.id I Mangupura - Polres Badung melalui Sat Samapta Unit Turjawali melaksanakan kegiatan Patroli Biru (Blue Light Patrol) dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Senin (6/4/2026) malam.

Kegiatan ini menyasar wilayah hukum Mengwi, khususnya jalur rawan dan objek wisata, guna mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas seperti C3 (Curat, Curas, dan Curanmor), premanisme, serta kejahatan jalanan.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Pipa Bawah Laut di Badung Terkendala Izin Jalan Nasional

balitribune.co.id I Mangupura - Penyelesaian proyek jaringan pipa bawah laut di Kabupaten Badung masih menunggu satu izin krusial terkait pemanfaatan jalan nasional. Meski pemasangan pipa telah mencapai kawasan Bypass Ngurah Rai, proses akhir belum dapat dilakukan sebelum izin koneksi diterbitkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 10 April, Pemkot Denpasar Terapkan WFH Setiap Jumat

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat, yang akan dimulai pada 10 April 2026. 

Kebijakan ini merujuk pada arahan pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan fleksibilitas kerja, serta tertuang dalam Surat Edaran Walikota Denpasar Nomor B/000.8.3/602/SETDA Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.