Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penerbangan Langsung Dipilih Mencapai Destinasi

Bali Tribune/ Herry A.Y. Sikado
balitribune.co.id | Kuta - Akses penerbangan langsung memicu tingginya minat calon wisatawan mengunjungi suatu destinasi. Bali yang masih menjadi salah satu destinasi favorit bagi masyarakat internasional, membuat pulau ini sebagai target maskapai untuk melakukan penerbangan langsung. Sejak dibuka sejumlah penerbangan langsung dari berbagai negara ke Bali dan sebaliknya, setiap tahunnya kunjungan turis asing ke Pulau Seribu Pura ini mengalami peningkatan. 
 
Sejak tahun 2019, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah meresmikan sejumlah penerbangan langsung. Akhir Mei lalu maskapai asal Vietnam VietJet Air resmi menghubungkan Ho Chi Minh City dengan Bali selanjutnya disusul maskapai asal Turki, Turkish Airlines yang melakukan penerbangan perdana ke pulau ini, Rabu (17/7).
 
General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado pun menyambut antusias pembukaan rute penerbangan baru dari kawasan Eurasia. Dengan dibukanya penerbangan langsung dari sejumlah negara tersebut tentunya akan memberikan kemudahan wisatawan dari Asia dan Eropa menuju Bali.
 
Penerbangan langsung lebih diminati wisatawan karena mempercepat waktu tempuh ke destinasi dibandingkan melalui transit. Herry menyebutkan pada tahun 2018 terdapat 10.658 wisatawan asal Turki yang mengunjungi Bali melalui bandar udara. Sementara hingga bulan Juni tahun ini terdapat 4.715 wisatawan. Angka ini relatif masih belum cukup banyak jika dibandingkan dengan kunjungan dari negara-negara lainnya. Dengan dibukanya rute baru oleh Turkish Airlines dia berharap dapat semakin memberikan kemudahan bagi para wisatawan mancanegara berlibur di Bali. 
 
Turkish Airlines tercatat menjadi maskapai asing ke-32 yang saat ini beroperasi melayani rute yang melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Sementara itu Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul, Turki Herry Sudrajat mengatakan bahwa penerbangan langsung/direct flight merupakan kecepatan untuk mencapai destinasi. 
 
"Itu (akses penerbangan langsung) yang dicari oleh wisatawan ketika akan berkunjung ke suatu destinasi. Bali punya potensi untuk itu. Yang datang ke sini (Bali) kebanyakan yang honeymoon. Ingin merasakan sesuatu yang spesial," katanya. 
 
Herry menceritakan karakteristik wisatawan Turki adalah liburan bersama keluarga. Kemudian, warga dari 2 benua ini akan lebih memilih destinasi yang bebas dari isu keamanan. "Faktor keamanan dan image juga berpengaruh. Misalnya isu tsunami, teroris sangat berpengaruh untuk wisatawan Turki," ungkapnya. 
 
Melalui kerja sama dengan maskapai diharapkan mampu menarik kedatangan turis dari berbagai negara ke Indonesia khususnya Pulau Bali. "Selama ini mereka (turis Turki) enggan ke sini karena Indonesia dianggap jauh. Dengan adanya penerbangan langsung rasanya akan jadi dekat," ucap Herry. 
 
Kata dia penghasilan per kapita di Turki cukup tinggi yakni sebesar 10.000 USD sedangkan di Indonesia masih rendah berkisar 3.000 USD. Hal itu menunjukkan kelas menengah keatas di Turki cukup besar dan mampu untuk berlibur ke luar negeri. 
 
"Dari 80 juta orang di sana (Turki) saya kira 60% mampu untuk keluar. Karena 10 juta itu keluar negeri liburan. Hampir 80% musim summer begini orang Turki liburan sama seperti di Eropa 3 bulan liburan summer. Bisa meningkatkan Turki ke Indonesia maupun dari negara sekitarnya," jelasnya. (u)
wartawan
Ayu Eka Agustini

Interkoneksi Pipa Laut, Distribusi Air di Nusa Dua Terganggu Selama Tiga Hari

balitribune.co.id I Mangupura - Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung akan menghentikan sementara distribusi air di sejumlah wilayah Badung Selatan selama pelaksanaan pekerjaan interkoneksi pipa bawah laut. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (5/8/2026) hingga Jumat (7/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Aparat Penegak Hukum Diam, Kerusakan Lingkungan Akibat Galian C Ilegal di Bebandem Semakin Parah

balitribune.co.id I Amlapura - Puluhan usaha Galian C di Karangasem utamanya di Kecamatan Bebadem diketahui tidak memiliki izin alias bodong. Aktifitas ilegal usaha galian C tak berizin tersebut mengudang perhatian banyak kalangan mengingat dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengerukan pasir dan bebatuan secara membabibuta saat ini sudah  semakin parah dan dinilai sudah merusak alam dan membahayakan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Gianyar Gelar Operasi Pekat Agung, Sasar Warung Klontong yang Jual Miras

balitribune.co.id I Gianyar - Polres Gianyar melalui personel Operasi Pekat Agung 2026 menggelar patroli sekaligus memberikan imbauan kepada pemilik warung kelontong yang menjual minuman beralkohol di wilayah Kecamatan Blahbatuh, Senin (3/8/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click

Lantai 3 dan 4 Pasar Badung Sepi, Perumda Siapkan Akses ke Pusat Kuliner

balitribune.co.id I Denpasar - Keberadaan lantai 3 dan 4 Pasar Badung pasca bencana banjir hingga kini masih sepi pengunjung. Ini berdampak pada menurunnya pendapatan pedagang maupun Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar. Termasuk berdampak tingginya tunggakan pembayaran dari sejumlah pedagang yang berjualan di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.