Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penertiban Berlanjut, Baliho DPRD Gianyar pun Diberangus

Bali Tribune / PENERTIBAN - Aparat Gabungan saat menurunkan Baliho ucapan Nataru Pimpinan DPRD Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Tidak ingin terkesan tebang pilih, penertiban Baliho yang dilakukan oleh Tim gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, BPBD, serta Dishub Gianyar akhirnya dilanjutkan, Senin (11/1). Sejumlah spanduk yang masih tercecer yang sehari sebelumnya tidak diturunkan, kali ini diberangus. Termasuk baliho ucapan Nataru oleh Pimpina DPRD Gianyar jadi sasaran, lantaran dinilai sudah kedaluwarsa.

Karendal Ops Res Aman Nusa II Polres Gianyar, Kompol I Wayan Latra mengatakan, Tim yang tergabung salam Satgas Ops Aman Nusa Agung II 2021 tersebut menyusuri ruas jalan yang biasanya banyak dipasangi baliho liar. Dalam operasi penurunan baliho ini diikuti oleh 51 petugas gabungan. "Adapun itu dari Polri sebanyak 15 orang, TNI 10 orang, Satpol PP 15 orang, Dishub 6 orang, serta BPBD sebanyak 5 orang," ujarnya.

Dalam operasi tersebut, sebutnya, sebanyak 14 baliho serta spanduk berhasil diturunkan oleh petugas gabungan.  Termasuk baliho ucapan dari unsur pemerintah yang dinilai sudah kedaluwarsa. "Jumlah baliho yang diturunkan sebanyak 10 buah serta spanduk sebanyak 4 buah," katanya.

Terdapat 9 titik lokasi penurunan baliho, mulai dari Jalan Bypass Dharma Giri sampai dengan Jalan Bypass Prof Ida Bagus Mantra. Untuk spanduk dan baliho yang diturunkan oleh petugas diamankan di kantor Satpol PP Kabupaten Gianyar. "Baliho dan spanduk yang diturunkan di simpan di kantor Satpol PP Gianyar," ucapnya.

Sebelum melaksanakan patroli penurunan baliho tersebut, petugas gabungan mengikuti apel gabungan kesiapan penertiban serentak baliho di Lapangan Endra Dharma Laksana Polres Gianyar. Apel gabungan tersebut langsung di pimpin oleh Kapolres Gianyar, AKBP I Dewa Made Adnyana yang diikuti oleh stakeholder terkait. Dalam arahannya, Kapolres Gianyar mengatakan bahwa penertiban baliho ini dilakukan untuk penataan perkotaan agar lebih rapi, "Kegiatan ini yakni penertiban baliho, spanduk, dan atribut lainnya dilakukan untuk menata perkotaan atau penataan wilayah supaya lebih rapi," ungkapnya.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.